Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU keluarga terdiri dari tiga orang di Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dibacok tetangga sendiri.
Baca juga: Tak Dikasih Jatah Preman, Pengepul Rongsokan di Jakbar Dibacok
Korban yang terdiri dari pasangan suami istri beserta orangtua dari suami itu dibacok oleh tersangka pelaku, Budiman. Pasalnya, pelaku diduga sakit hati lantaran dituduh maling ayam.
Baca juga: Suami Cekik Istri Hingga Tewas Lalu Digantung
Di hadapan penyidik Polsek Cpiring, Minggu (27/10), Budiman mengakui telah membacok tetangganya tersebut pada Sabtu (26/10).
"Pembacokan oleh tersangka diduga sakit hati karena dituduh maling ayam, pelaku gelap mata karena dituduh oleh korban," ujar tetangga korban, Ajib.
Baca juga: Gagal Maju di Kendal, Balada Dico Terombang-ambing di Pusaran Pilkada
Peristiwa pembacokan satu keluarga itu, lanjut Ajib, terjadi Sabtu (26/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka membawa parang mendatangi korban yang tengah berada di depan rumahnya. Lalu, tersangka langsung menyabetkan parangnya kepada ketiga korban.
Setelah pembacokan, ungkap Ajib, Budiman dengan tenang meninggalkan lokasi kejadian dan pulang ke rumahnya tanpa ada yang mencegat. Sebab, warga khawatir ikut menjadi korban mengingat tersangka masih memegang parang. "Saya dengar pelaku sudah ditangkap polisi petang kemarin," imbuhnya.
Warga kemudian memanggil polisi dan melarikan ketiga korban ke RSUD Soewondo Kendal,
Kepala Polsek Cepiring Iptu Efendi Yulianto mengatakan, polisi telah membekuk tersangka dan dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ) di Semarang.
Sebab, imbuhnya, meski tersangka mengakui pembacokan tetapi alasan yang disampaikan selalu berubah-ubah. "Pelaku saat ini sudah diamankan pihak kepolisian dan dibawa ke RSJD Semarang untuk dilakukan observasi terkait kondisi kejiwaan," kata Efendi Yulianto.
Baca juga: Orangtua Harus Waspada, Remaja 14-18 Tahun Rentan Alami Gangguan Kesehatan Jiwa
Selain pengakuan yang berubah-ubah, ungkap Efendi, pelaku juga mengantongi kartu kuning karena pada 2017 pernah dirawat selama 1,5 bulan di RSJ.
"Dugaannya gangguan mental pelaku yang juga sudah berkeluarga kambuh, sebelumnya pelaku juga berbuat ulah dengan membakar rumahnya sendiri," tambahnya. (X-7)
Pemprov Jawa Tengah menggelar festival buku selama 16 hari dengan 6.500 koleksi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Sejumlah daerah di Jawa Tengah seperti Semarang, Pati, dan Salatiga belum menerapkan kebijakan WFH pada Jumat (10/4) demi menjaga pelayanan publik.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran KUR perumahan di Jawa Tengah awal 2026 mencapai sekitar Rp2,3 triliun.
GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadirkan langsung pimpinan KPK untuk memberikan arahan dan pembekalan kepada para kepala daerah dan DPRD di wilayahnya.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
SEJUMLAH pemudik Lebaran 2026 yang pulang ke Jawa Tengah (Jateng) mengaku merasakan hasil geliat pembangunan yang ada di provinsi ini.
Sebanyak 1.214 jemaah haji asal Kendal diberangkatkan menuju Asrama Haji Donohudan. Pemkab Kendal pastikan fasilitas transportasi dan pendampingan lansia optimal.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Dibandingkan tahun lalu, penjualan justru mengalami sedikit penurunan akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak.
Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Bencana hidrometeorologi berupa banjir, longsor, dan angin puting beliung kembali melanda delapan kecamatan di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved