Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng), menangkap Ibu Rumah Tangga (IRT) karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu di Pelabuhan Taipa, Kota Palu.
Kasub Penmas Bid Humas Polda Sulteng, AKB Sugeng Lestari mengatakan, IRT tersebut kedapatan membawa sabu saat diperiksa oleh petugas sebelum berangkat menuju Pulau Kalimantan di Pelabuhan Taipa pada Jumat (27/7) sekira Pukul 04.00 WITA.
“Waktu diperiksa, IRT itu kedapatan menyembunyikan sabu-sabu di bagian kemaluan,” terangnya di Palu, Kamis (1/8).
Baca juga : 2 DPO Pemilik dan Pembeli Sabu 45 Kg Dicari Polisi
Menurut Sugeng, IRT berinisial AM alias M ,35, tersebut nekat membawa sabu-sabu karena tergiur keuntungan yang besar.
“Jadi, IRT itu ambil barang di Palu lalu hendak dibawa ke Sepinggan, Balikpapan Selatan. Kebetulan IRT tersebut warga Sepinggan,” ungkapnya.
Di hadapan Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Sulteng yang menangkap, IRT itu tidak bisa mengelak dan pasrah.
Baca juga : Polisi Gagalkan Penyelundukan 20 Kg Sabu-Sabu di Palu
“Modus yang dilakukan tersangka yakni membawa atau menyimpan narkotika jenis sabu-sabu di dalam kemaluannya. Ada tiga paket yang dibawa, salah satunya di dalam kemaluan, sehingga saat itu harus dibawa ke Rumkit Bhayangkara untuk mengeluarkan,” paparnya.
Sugeng menjelaskan, dalam pengakuannya IRT tersebut membeli sabu-sabu di wilayah Palu dan rencana dibawa ke Balikpapan untuk dijual kembali.
“Tiga paket sabu-sabu yang disita dengan berat 153,2786 gram,” tandasnya.
IRT itu sudah ditahan di Polda Sulteng terhitung mulai 30 Juli 2024, dengan persangkaan sebagaimana pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
(Z-9)
Peredaran narkotika jaringan internasional berhasil digagalkan Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai, di Apartemen Green Bay Pluit.
SATUAN Reserse Narkoba Polresta Palu menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat lebih dari 3 kilo gram di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Selasa (5/8) pukul 18.20 WITA.
BNN tidak hanya akan fokus pada pendekatan dan penindakan, tetapi juga pada pencegahan dan pemberdayaan.
PEREDARAN narkoba kini banyak menargetkan perempuan ataupun ibu rumah tangga sebagai kurir narkoba. Perempuan kerap menjadi sasaran sindikat narkoba karena rentan secara sosial dan ekonomi.
Setelah dipastikan tersangka membawa sabu, anggota langsung melakukan penangkapan.
POLISI mengungkap M Usman (23), kurir 11 kilogram sabu dari Sumatra Utara yang diselundupkan dalam mobil sedan Toyota Camry ternyata seorang disk jockey (DJ) yang sedang sepi job.
Kedua tersangka merupakan residivis kambuhan yang tercatat sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus serupa pada tahun 2010 dan 2022
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Perubahan pola peredaran narkoba yang semakin canggih menuntut kewaspadaan dari semua pihak, termasuk di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Petugas berhasil mengamankan MA diduga sebagai pengedar sabu beserta 11 paket narkotika siap edar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved