Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUPLAI air bersih ke Rumah Susun (Rusun) Fanindo, Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, kembali mengalami gangguan. Pasokan air yang tidak lancar ini sudah berlangsung selama 12 hari, menyebabkan keresahan di kalangan penghuni rusun.
Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, membenarkan adanya gangguan suplai air bersih di Rusun Fanindo. Penyebabnya adalah gangguan sistem kelistrikan di Dam Duriangkang. Namun, Ginda menyatakan bahwa suplai air saat ini sedang memasuki tahap pemulihan.
"Aliran memasuki tahap recovery, dan tim kami sedang berusaha maksimal untuk mengalirkan air sehingga normal kembali," katanya, Minggu (16/6).
Baca juga : DPRD Minta Pemprov DKI Bangun Rusun Khusus Penyandang Disabilitas
Meski belum dapat memastikan kapan pemulihan akan selesai, ABH berkomitmen untuk mengatasi persoalan tersebut secepat mungkin.
Sementara itu, dalam pernyataan terbarunya, Ketua Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono, mengatakan bahwa skema pengelolaan air bersih di Batam terbilang rumit. Meski DPRD tidak memiliki kewenangan secara teknis, mereka tetap aktif memperjuangkan hak masyarakat melalui rapat dengan pihak terkait.
Dia mengungkapkan bahwa setiap kali diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), pengelola air bersih seringkali memberikan solusi normatif seperti pengiriman mobil tangki air ke kawasan terdampak. Ia berharap PT ABH terus berbenah dan mengevaluasi pelayanan mereka.
Baca juga : Bocah 7 Tahun Tewas Jatuh dari Lantai 4 Rusun
Meski saat ini penyaluran air bersih sudah kembali normal, dalam keterangannya beberapa jam lalu, Djoko mengimbau masyarakat untuk bersabar jika kejadian serupa terulang di masa mendatang. "Sekarang ini sedang dilakukan pembangunan mesin baru di Dam Duriangkang. Setelah itu selesai, semoga saja air kembali lancar," kata dia.
Gangguan suplai air bersih ini bukan kali pertama terjadi di Rusun Fanindo. Penghuni berharap pihak terkait dapat segera menemukan solusi jangka panjang agar masalah serupa tidak terus berulang, mengingat air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat.
(Z-9)
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
Menurut dia, salah satu langkah yang dilakukan Pemprov Jabar adalah mendorong pengembangan komoditas pertanian yang lebih hemat air.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Derita korban banjir Sumatra yang terjadi pada 24-27 November 2025 hingga kini, tiga bulan kemudian, tampaknya belum juga berakhir.
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Peneliti memperingatkan ancaman global amoeba bebas yang mampu bertahan dari suhu ekstrem dan disinfektan.
Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp48.750 per kilogram dan cabai merah keriting Rp46.750 per kilogram.
Di Batam, pergerakan nilai tukar berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, mengingat tingginya ketergantungan pada barang impor dan transaksi lintas negara, khususnya Singapura.
Puncak Festival Literasi Batam #1 sukses digelar di Universitas Universal, melibatkan 272 sekolah dan menghasilkan 404 proyek literasi inovatif.
Pihak Imigrasi mengamankan 29 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dalam operasi gabungan di kawasan Marina City Waterfront, Batam.
KELANGKAAN minyak goreng bersubsidi Minyakita masih terjadi di sejumlah wilayah di Batam.
Ketiadaan Minyakita di pasaran bukan disebabkan oleh kenaikan harga, melainkan karena prioritas distribusi untuk kebutuhan program bantuan pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved