Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (27/5/2024), melepas 21 jemaah calon haji ke Tanah Suci Mekah, Arab Saudi. Kegiatan berlangsung di aula Kantor Bupati Lembata.
Seremonial pelepasan calhaj Lembata dipimpin Plh Bupati Lembata Paskalis Ola Tapo Bali diwakili oleh Staf ahli Donatus Boli. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Haji Isyak Sulaiman, Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Yupiter Selan, anggota DPRD, Forkompimda, serta para pimpinan OPD, dan undangan lain.
Dalam sambutannya, Donatus Boli mengatakan setiap umat muslim mendambakan untuk dapat menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekah. Ini karena haji merupakan kehormatan bagi mereka yang mendapatkan panggilan dari Allah subhanahu wa ta'ala.
Baca juga : Atasi Paceklik Jaksa, Kejagung Kirim 18 CPNS ke Kejari Lembata
"Untuk itu, saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lembata dengan suka cita turut mengucapkan selamat berbahagia atas akan pemberangkatan 21 calon haji Kabupaten Lembata Tahun 1445 H/2024 ke Tanah Suci Mekah," kata Donatus.
Donatus menambahkan, selain sebagai jemaah calon haji, mereka juga ialah duta bangsa, duta daerah, duta Kabupaten Lembata. Karena itu, ia meminta para jemaah calhaj menjunjung tinggi martabat daerah Lembata dengan bertingkah yang sopan, tertib, dan senantiasa taat terhadap semua ketentuan dan peraturan yang ada, baik berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji maupun ketentuan dan peraturan negara Arab Saudi.
Dalam sambutannya, ia meminta kepada jemaah calon haji untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan karena kondisi cuaca di Arab Saudi dan Kabupaten Lembata sangat berbeda. "Saya mengimbau kepada seluruh jemaah calon haji Kabupaten Lembata untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat secara disiplin, agar tetap sehat supaya dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik," imbau Donatus.
Baca juga : 148 Keluarga masih Buang Air Besar Sembarangan, Lembata 100% ODF Ditarget
Donatus berharap calhaj senantiasa menjalin tali persaudaraan dengan sesama jemaah. Sesama jemaah dalam rombongan ialah keluarga senasib dan sepenanggungan, sehingga hendaknya harus disadari untuk tidak memprioritaskan individualitas tetapi mengedepankan kepentingan bersama.
"Saya harap untuk senantiasa disiplin mengatur waktu dan mengikuti arahan pembimbing serta petugas haji yang ditunjuk, jadwal, dan waktu yang telah ditentukan hendaknya diperhatikan dan diikuti dengan baik, sehingga Bapak Ibu dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tanah air hingga Tanah Suci nanti. Budayakan untuk selalu tepat waktu di mana pun berada agar tidak tertinggal dalam mengikuti jadwal," harap Donatus.
Dia menitipkan kepada seluruh jemaah calon haji untuk mendoakan Kabupaten Lembata, selain berdoa untuk diri sendiri dan keluarga. "Doakan kabupaten kita tercinta ini senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah SWT terbebas dari bencana dan mampu mengurai berbagai macam permasalahan yang tengah dihadapi saat ini," tuntas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lembata. (Z-2)
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan anggota aktif Polri, institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga hukum dan keadilan.
WARGA Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa menggotong peti jenazah menyeberangi sungai yang dalam dan berarus deras.
Sekitar 400 wisatawan kapal pesiar mampir di Waingapu selama 36 jam sejak bersandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Kamis pagi, (16/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Flores Timur, NTT, menetapkan status tanggap darurat bencana mulai 9 April hingga 8 Juli 2026 pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7.
PERNYATAAN Bupati Nagekeo Simplisius Donatus terkait polemik proyek jalan Inpres Mauponggo-Puuwada kembali menuai kritik.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa Sumba tersebut terjadi pada pukul 18.41 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved