Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEREDARAN Tabloid Indonesia Maju dengan memajang kampanye dan gambar Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin masif di beberapa daerah di Jawa Tengah. Badn Pengawasan Pemilu (Bawaslu) mulai bertindak.
Pemantauan Media Indonesia Sabtu (9/22) warga di beberapa daerah semakin dihebohkan peredaran tabloid Indonesia Maju dengan memajang kampanye dan gambar Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Tidak hanya ditaruh di wsrung-warung atau kios tabloid juga disebarkan di beberapa
rumah warga.
Selain tabloid banyak ditemukan di Solo, juga terlihat di Salatiga dan Demak hingga menjadikan suasana cukup ramai, apalagi isi tabloid Indonesia Maju tersebut berisikan gambar dan kampanye pasangan calon Capres-Cawapres nomor urut 2.
Baca juga: Suara Pendukung Prabowo di Jabar Diyakini Pindah ke Amin
"Tiba-tiba sudah ada di meja warung menumpuk, tidak tahu siapa yang menaruh," ujar Karyono, pemilik warung di Salatiga.
Sedangkan warga Guntur, Kabupaten Demak Wardi juga mengaku kaget karena pagi saat keluar rumah setelah bangun tidur mendapati tabloid tersebut di teras rumah, hal itu juga terjadi pada beberapa warga lain, sehingga membuat kehebohan apalagi diketahui penerima tabloid Indonesia Maju tersebut diketahui timses capres-cawapres lain.
Baca juga: Suara Pendukung Prabowo di Jabar Diyakini Pindah ke Amin
Ketua Bawaslu Demak Ulin Nuha mengatakan telah mendapatkan laporan penyebaran tabloid Indonesia Maju tersebut, bahkan banyak warga telah mendapat kiriman sehingga diminta kepada seluruh jajaran untuk melakukan penelusuran lebih lanjut, karena hal itu berpotensi menimbulkan kegaduhan.
"Kami minta epada semua peserta pemilu dan tim relawan paslon agar melakukan kampanye dengan etika dan saat kampanye memberi tembusan kepada Bawaslu agar dapat melakukan pengawasan secara maksimal," ujar Ulin Nuha.
Ketua Bawaslu Kota Salatiga Dayusman Junus mengaku telah melakukan pencegahan peredaran tabloid Indonesia Maju tersebut per Senin (4/12) lalu, yakni penyebaran terjadi di Jalan Jenderal Soedirman Kota Salatiga atau Pasar Raya Salatiga.
"Kami telah menghentikan peredaran tabloid itu, karena mereka melakukan kegiatan tanpa pemberitahuan dan akhirnya mereka menghentikan kegiatan penyebaran tabloid tersebut," kata Dayusman.
Tabloid Indonesia Maju berisi delapan halaman dengan konten visi misi, gambar dan kiprah perjalanan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Melihat isi tabloid tersebut tidak melanggar aturan karena hanya berisi ajakan atau kampanye," imbuhnya. (Z-10)
Di sisi lain, menurutnya, Gibran seolah menutup celah konflik tanpa harus masuk ke dalam perdebatan soal sejarah politik keluarganya.
Lucky menilai, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
Wapres Gibran melepas Presiden Prabowo ke Rusia untuk bertemu Putin. Agenda utama mencakup kerja sama energi, pasokan minyak, dan isu geopolitik global.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus sempat menyinggung soal wacana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.
Total 35 laporan kampanye hitam itu antara lain terkait ujaran kebencian dan saling serang serta fitnah antarkubu calon yang dilakukan melalui media sosial yang menyangkut Pilkada 2024.
Selain itu, AI juga bisa dipakai untuk membuat suatu foto maupun video yang menampilkan narasi kebohongan, kemudian tersebar di media sosial.
Kampanye hitam yang tidak dicounter dapat merusak reputasi Anies Baswedan.
PENELITI Senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli mengatakan wacana pemilu satu putaran menyesatkan.
UU memberikan kewenangan yang besar pada Bawaslu yang seharusnya mandiri.
Pernyataan Guntur Soekarnoputra yang menyebut nasib Presiden Jokowi dapat ditentukan apabila Ganjar Pranowo-Mahfud MD terpilih di Pilpres 2024 dinilai terlalu merendahkan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved