Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN hektare hutan dan lahan yang terbakar di Desa Rokirole dan Desa Tuanggeo di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur ( NTT), masih belum bisa padam. Kini, kebakaran meluas ke perkebunan milik warga desa Rokirole, selasa (12/9).
Hal ini, dibenarkan oleh Penjabat Kepala Desa Rokirole Benyamin Cawa saat dihubungi Media indonesia. ia menjelaskan kebakaran yang terjadi sejak jumat (8/9) hingga kini masih terus terjadi. Diperkirakan 80 hektare luas lahan pertanian milik warga hangus terbakar.
Ia menjelaskan titik api awal mulanya muncul di Desa Tuanggeo. Selain membakar puluhan hektare semak belukar, kobaran api kini meluas ke perkebunan milik warga hingga menghanguskan 45 lumbung milik warga.
Baca juga: Begini Kronologi Kebakaran TPA Kopi Luhur di Kota Cirebon
"Iya pak, titik api Awal mulanya di desa tetangga, Desa Tuanggeo sejak Jumat (8/9). hingga kini Warga masih terus berjibaku untuk memadamkan api dengan ranting pohon," ujarnya.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terparah terjadi di Dusun Cawalo dan Dusun Tudu, Desa Rokirole, Kecamatan Palue. Penduduk dan para petani di sekitar lokasih kebakaran merasa khawatir kobaran api akan merambat ke permukiman dan wilayah pertanian lainnya.
Baca juga: Kebakaran di TPA Kopi Luhur belum Bisa Dipadamkan Seluruhnya
Sementara itu, dilaporkan Pemerintah Desa Rokirole ada 45 lumbung pangan milik warga, ubi 5.000 buah, jagung 15 ton, kacang hijau 14 ton, jambu mete 5.000 pohon, kelapa 1.000 pohon, coklat 500 pohon, pisang 350 rumpun hangus terbakar. (Z-10)
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Dari penanganan kebakaran lahan selama hampir empat bulan ini luas lahan terbakar di Kota Pekanbaru mencapai 32,9 hektare.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
LUAS kebakaran lahan di Kota Pekanbaru dari 1 Januari hingga 29 Januari 2026 nyaris mencapai sembilan hektare (ha), tepatnya mencapai 8,51 ha.
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Berdasarkan evaluasi nasional, luas karhutla sepanjang 2025 tercatat sekitar 359 ribu hektare atau 0,19 persen dari total daratan Indonesia.
YAYASAN Madani Berkelanjutan mencatat bahwa hingga Agustus 2025 terdapat sekitar 218 ribu hektare area indikatif lahan gambut terbakar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved