Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG dosen muda salah satu universitas swasta di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Yuli Munandar (32), ditemukan tewas usai loncat dari Jembatan Teluk Kendari, pada Jumat (30/6). Ia diduga melakukan aksi bunuh diri dengan loncat dari jembatan pada Rabu, (28/6), tetapi jenazahnya baru berhasil ditemukan dua hari kemudian.
Yuli Munandar loncat dari Jembatan Teluk Kendari dan dinyatakan hilang pada Rabu (28/6). Korban baru ditemukan tiga hari setelahnya oleh Tim SAR gabungan.
Setelah meloncat, korban sempat terlihat oleh warga sempat berusaha untuk berenang. Namun, meski sempat terlihat berenang menuju ke tepi Teluk Kendari, Yuli Munandar akhirnya tenggelam dan dinyatakan hilang.
Baca juga: Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Cakung, Jaktim
Saat itu, Tim SAR gabungan dari Basarnas Kendari, Baharkam Polri, Bakamla, dan Polda Sultra langsung melakukan pencarian, tetapi mereka tak kunjung menemukan korban.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di posisi 0,02 mil laut dari tempat pertama kali hilang di Teluk Kendari. Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.
Baca juga: WN Korsel Ditemukan Tewas Gantung Diri di Raffles Hills Depok
Plt Kepala Basarnas Kendari, Hidayat mengatakan, korban dievakuasi dan dimasukkan ke kantung jenazah untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada jarak sekitar 300 meter arah barat, atau 0,02 nauctical mile dan langsung dievakuasi ke rumah duka," ujar Hidayat.
Setelah korban ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan Tim SAR gabungan akhirnya ditutup. Seluruh unsur yang ter TVlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Belum diketahui penyebab pasti korban terjun ke Teluk Kendari. Namun, sebelum meloncat, Yuli Munandar menitipkan kunci motor ke pedagang siomay. Korban sendiri, loncat dari Jembatan Teluk Kendari tanpa memakai baju dan hanya memakai celana pendek berwarna merah.
(Z-9)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Heboh napi koruptor tambang Rp233 miliar, Supriyadi, terciduk sedang nongkrong di warkop Kota Kendari saat izin sidang PK. Simak kronologinya
Sebanyak 10 unit rumah rusak dan dua orang luka-luka akibat terjangan angin puting beliung disertai hujan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah itu
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari, Kamis, menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang
Kemenhub siapkan 6.000 tiket mudik gratis kapal laut rute Kendari, Raha, dan Baubau. Simak jadwal, syarat KTP/KK, dan lokasi pendaftaran di sini!
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari itu melibatkan petugas kebersihan, pemuda, dan pelajar sebagai dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI.
UMKM direlokasi ke 100 tenant resmi demi penataan yang lebih tertib dan nyaman.
Terdapat juga massa udara basah pada lapisan rendah dan indeks labilitas yang kuat dalam skala lokal turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di Sulawesi Tenggara.
KETUA Ombudsman RI Hery Susanto ditangkap oleh Kejaksaan Agung, Kamis (16/4). Ia diduga menerima suap Rp 1,5 miliar dari PT TSHI. Ini respons Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan profil PT TSHI
Syarief mengatakan sejauh ini baru Hery yang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan pemberi fee belum ditetapkan sebagai tersangka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved