Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) Jawa Barat, menggelar perhelatan Halal Bi Halal se-Jawa Barat (Jabar).
Berbagai utusan alumni kab/kota se-Jabar memeriahkan acara Rangkaian Halal Bi halal di Ballroom Patra Cirebon Hotel & Convention Kota Cirebon, baru-baru ini.
Mengusung tema “Bhakti Alumni untuk Negeri”, Halal Bihalal IKAPETE Jabar yang dimotori gabungan kepanitiaan Pimpinan Cabang (PC) IKAPETE Kabupaten Cirebon dan PC IKAPETE Kota Cirebon, digelar dengan berkonsep indoor dan outdoor.
Baca juga: Pondok Pesantren Al Ma’soem Komitmen Ciptakan Pendidikan Islam Berkualitas
Kegiatan Halal Bihalal IKAPETE adalah untuk kali pertama dilaksanakan di sebuah hotel. Sebelumnya, kegiatan serupa biasanya dilaksanakan di pondok pesantren atau pendopo bupati.
"Antusias alumni dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat untuk menghadiri acara ini tampak terlihat," kata Ketua Pelaksana Acara apt. Muh. Yazid, S.Farm.,S.Ag, dalam keterangan pers, Selasa (16/5).
Tak kurang 400-an alumni dari berbagai angkatan tampak memenuhi area hotel. Hal ini terjadi mengingat acara Halal Bi Halal di Cirebon tahun ini, dihadiri langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz, dan Ketua Presnas IKAPETE Prof. Dr. Masykuri Bakri, MSi serta KH Abdul Hadi SH. Pengasuh Ponpes MQ Tebu Ireng.
Baca juga: Anies Hadiri Haul Habib Sholeh Tanggul Disambut Ulama-Habaib
Selain itu, hadir pula para dzuriah Pesantren Tebuireng lainnya seperti KH. Amir Jamaluddin (Gus Jamil), KH. Fahmi Amrullah Hadzik (Gus Fahmi), juga Mudir 1 Pondok Tebuireng KH. Musta’in Syafi’I, serta dua tokoh nasional yang sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra KH.Irfan Yusuf Hasyim, dan Dr. KH. Marsudi
Shuhud, MM., Wakil Ketua MUI Pusat. Lebih dari itu, perwakilan Pejabat Polri Kab/Kota Cirebon serta para Sultan dari beberapa keraton di Cirebon.
Kukuhkan Keberadaan IKAPETE di Kancah Nasional
Ketua Pelaksana Acara apt. Muh. Yazid, S.Farm.,S.Ag, menuturkan visi misi dari kegiatan IKAPETE 2023 kali ini adalah ingin mengukuhkan dan “mengenalkan” keberadaan IKAPETE di kancah nasional sebagai perwujudan terbentuknya jalinan silaturahmi dengan seluruh Alumni Pondok Tebuireng di Indonesia.
"Sedangkan goal apa yang ingin dicapai dalam halal bi halal IKAPETE karena kami ingin memeberikan gambaran jelas kepada seluruh alumni akan pentingnya sebuah silaturrahmi, khususnya di Wilayah Jawa Barat," kata pria yang disapa Gus Yazid.
Baca juga: The Alana Hotel Sentul City dan NEO+ Green Savana Sentul City Gelar CSR di Pondok Pesantren
"Dan sebagai salah satu role model perwujudan mengabdi dan loyal kepada IKAPETE berarti Khidmah kepada Hadlratussyaikh dan Dzurriyyah Tebuireng, yang Insya Allah Anfa’ wal Barokah yang didapat," tutur lGus Yazid.
"Harapan ke depannya IKAPETE harus memfungsikan dan mengoptimalkan dalam skala nasional dan harus lentur dan koordinatif dengan segala hal yang menyangkut kemaslahatan umum, kemaslahatan sosial, khususnya semua Alumni Tebuireng yang masih belum tergabung di IKAPETE," paparnya.
"Sehingga IKAPETE ini benar-benar menjadi payung dan rumah besar Alumni Tebuireng sebagaimana yang diwasiatkan oleh pengasuh saat itu, KH Hasyim Asyari," imbuhnya.
Baca juga: Finnet Salurkan Donasi Beasiswa ke Yayasan Daarut Tauhiid
Gelaran Halal Bi Halal yang dimulai pukul 09.00 dengan Khotmil Qur’an di Masjid Darussalam area Patra Hotel, diikuti para Alumni dan keluarganya, dukungan penuh diberikan PT. Surabraja dengan penyediaan hidangan makanan dan minuman secara gratis bagi seluruh Alumni, untuk menambah semaraknya kegiatan Khotmil Qur’an.
Kegiatan berakhir pukul 12.00 di dengan do’a dan Sholat Dzuhur Berjama’ah yang dipimpin oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz.
Selanjutnya, acara di Ballroom Hotel Patra siang harinya di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan “lagu wajib” para Nadliyin Ya Lal Wathon yang dipandegani dengan apik oleh derigen drg. Elisadewi Trianasari.
Beberapa Sambutan baik dari Ketua PW IKAPETE Jawa Barat Mayor CKM. Dr. H. Soleh,Sp.N.,FINA.,ME sampai amanat pengasuh Ponpes Tebuireng adalah bagian dari pembuka rangkaian acara.
Acara dilanjutkan dengan penampilan tari Keraton Srimpi dan testemoni alumni dari pelukis disabilitas dan perwakilan alumni Surabraja.
Kesemarakan acara di Ballroom Hotel Patra bertambah dengan adanya pengobatan dan pemerikasaan kesehatan secara gratis dari klinik K2S Weru, yang juga milik alumni.
Baca juga: Renovasi Ponpes Terdampak Gempa Cianjur, Bantuan BAZNAS Masuki Tahap Dua
Banyak alumni memeriksakan diri dengan melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang disiagakan di stand selasar Ballrrom Hotel.
Acara ditutup dengan diskusi panel bertajuk "Kemandirian UMKM " pada sore harinya sekitar pukul 17.30 WIB.
Untuk kemudian beberapa para dzurriyah Tebuireng melakukan ziarah ke makam Syech Syarief Hidayatullah pukl 19.00 Wib.
“Jarang-jarang para dzurriyah Pondok Tebuireng bertemu dalam satu mejelis, jauh dari kota Jombang, dan itu terjadi di Cirebon, mungkin ini yang pertama kali, dan luar biasa,” tutur salah satu undangan KH. Dr. Marsudi Shuhud, MM. (RO/S-4)
IP Trisakti menggelar halal bihalal di Jakarta, menekankan kolaborasi, prestasi akademik, dan kesiapan menghadapi re-akreditasi unggul.
Warga menyaksikan pertunjukan video mapping pada acara Halal Bihalal Jakarta 2026 di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta.
Acara yang berlangsung dengan khidmat, hangat dan penuh keakraban ini ditutup ramah tamah.
Abdul Mu’ti mengaku termasuk mudiker militan. Sejak masuk Jakarta tahun 2002, selama 24 kali mudik tidak pernah mengalami pengalaman yang sama.
Selain fokus pada pengembangan internal, Untar juga menyatakan dukungan penuh terhadap anjuran pemerintah terkait efisiensi di tengah dinamika global saat ini.
Tradisi halal bihalal diinisiasi oleh Presiden pertama RI, Soekarno. Saat itu muncul gagasan silaturahmi yang kemudian berkembang menjadi halal bihalal dan terus dilestarikan hingga kini.
Pada 2026 hingga minggu ke 13 atau per 4 April, jumlah suspek mencapai 150 kasus
Pemasangan 11 SPKLU tersebut merupakan upaya mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Kota Cirebon
Setiap keluarga akan mendapatkan alokasi beras dari cadangan pangan pemerintah sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter.
Dijelaskan Sumanto, ketiadaan komponen TPP dalam pemberian THR tahun ini menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved