Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, menangkap seorang resividis berinisial DR alias Ompong, 43, dan D alias Jebod, 23, warga Pagersari, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya. Keduanya ditangkap setelah membacok petugas parkir di depan minimaret dilakukan setelah tersinggung dan tidak diperbolehkan berpacaran dengan HN.
Pembacokan menggunakan golok itu dilakukan terhadap petugas parkir minimarket bernama Jafar Sidik, warga Desa Nangewer, Kecamatan Pageurageung. Karena emosi dilarang, DR menebaskan golok ke bagian badan, leher, kepala, tangan korban sehingga mengalami luka robek 58 jahitan.
Kapolres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar SY Zaenal Abidin mengatakan, pihaknya mendapat laporan penganiayaan dan membacok petugas parkir di depan minimarket, Kampung Cihalisin, pada Kamis (27/4), sekitar pukul 19.00 WIB. Awalnya tersangka melempar batu dari jarak 5 meter pada korban hingga sempat terjadi adu mulut tetapi pelaku malah membacok memakai golok.
Baca juga: Pecah Ban, Truk Bermuatan Jeruk Terguling di Tanjakan Emen
"Atas kejadian itu, korban dilarikan ke RSUD dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, untuk mendapat penanganan medis dan setelah pemeriksaan mengalami luka robek pada bagian punggung, telapak tangan 28 jahitan, robek leher kanan 16 jahitan, kepala 5 jahitan, kepala belakang 4 jahitan, dan secara keseluruhan 58 jahitan," katanya, Selasa (2/5).
Setelah melakukan penganiayaan dan membacok petugas parkir, tersangka bersama temannya D alias Jobed melarikan diri. Tersangka merupakan residivis dan selama pemeriksaan pelaku memiliki perilaku aneh. Usai dilakukan tes urine hasilnya positif.
Baca juga: Dendam Istri Diludahi, Kakak Adik di Cianjur Bunuh Tetangganya
"Anggota Satnarkoba langsung turun tangan dan menggeledah rumah pelaku di Pagersari, Kecamatan Pageurageung, ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 14,44 gram. Selama ini tersangka sebagai pengedar narkotika yang dipasok seorang bandar berinisial I dan bersangkutan seperti hilangnya akal dan kesadaran ketika membacok petugas parkir," ujarnya.
Menurutnya, kedua tersangka mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya Kota karena melakukan aksi DR membacok jafar Sidik dilakukan bersama temannya. Namun, beruntung untuk kondisi korban berhasil diselamatkan meski harus mendapat rawat inap setelah luka yang dideritanya.
"Kami menyita barang bukti berupa satu sepeda motor, dua senjata tajam berupa golok dan pisau. Kedua tersangka dijerat Pasal 170 KUHPidana serta Undang-Undang Darurat Nomor 12 dengan ancaman 7 tahun penjara dan tambahan untuk DR dijerat Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman 20 tahun penjara," ungkapnya. (Z-2)
Mengulas kembali Tragedi Trowek 1995, kecelakaan kereta api maut di Tasikmalaya akibat rem blong yang menjadi pelajaran berharga bagi keselamatan transportasi Indonesia.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Lima pekerja bangunan di Salopa, Tasikmalaya, tersambar petir saat istirahat. Empat orang luka ringan, satu pekerja jalani perawatan intensif akibat luka bakar.
Seorang bocah di Tasikmalaya meninggal dunia setelah 25 hari dirawat akibat gigitan ular weling saat tidur. Simak kronologi lengkapnya di sini.
Sebanyak 445 jemaah haji Kloter 04 KJT asal Kota Tasikmalaya diberangkatkan Kamis (23/4) pagi setelah mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Iyan Yuliantini, pensiunan guru SLB di Tasikmalaya, merintis UMKM telur asin dengan melibatkan alumni SLB untuk mewujudkan kemandirian ekonomi disabilitas.
Dari tangan keduanya disita 11 sepeda motor hasil kejahatan
Pengecekan tersebut dilakukan untuk antisipasi kecurangan dan kelangkaan BBM di jalur mudik lebaran
Pengeroyokan dan perusakan dilakukan ormas kepemudaan yang berasal dari Kabupaten Ciamis.
Penggerebekan ini dilakukan dalam rangka Operasi Pekat Lodaya 2024
geng motor dengan knalpot bising sangat menganggu masyarakat di Tasikmalaya.
Polres Tasikmalaya Kota mengungkap kasus pembunuhan berencana dilakukan seorang mahasiswa bernama HP, 20, terhadap pacarnya sendiri berinisial WW, 19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved