Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Riau (Unri) periode 2018-2022, Aras Mulyadi mengaku membawa ratusan mahasiswa titipan masuk ke kampusnya melalui jalur afirmasi. Hal itu diungkapkan Arad saat menjadi saksi sidang kasus suap Unila atas terdakwa Karomani, Heryandi, dan M. Basri di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kamis (9/2).
Jalur afirmasi merupakan jalur yang tersedia bagi siswa atau mahasiswa tidak mampu.
Fakta persidangan itu terungkap saat anggota Majelis Hakim, Edi Purbanus membacakan hasil BAP saksi Aras bersama penyidik KPK beberapa waktu lalu.
"Ini di BAP saudara saksi ada 111 mahasiswa yang dibawa masuk yang katanya jalur afirmasi itu, lulus semua Pak?," tanya Hakim Edi.
Aras menjelaskan ratusan mahasiwa yang dibawanya itu tak semuanya lulus. Hanya 92 mahasiwa yang lolos seleksi SMMPTN di Unri.
Namun, Ketua Majelis Hakim, Lingga Setiawan menanyakan ihwal maksud dari afirmasi menurut saksi Aras.
"Dasarnya apa (afirmasi), pertanyaannya simple, kan di BAP saudara ada putra daerah, titipan anak tenaga pendidik chivitas akademika, titipan mitra PTN, titipan dari pejabat daerah itu jawaban saudara. Realitanya begitukah, kenytaannya begitukah? Yang bapak alami itu?," tanya Lingga.
Aras mengutarakan sebagian adalah titipan seperti yang dimaksud Lingga. Dan, hal itu terjadi di Unri.
Jawaban Aras tersebut membuat Lingga terkejut. Sebab awalnya, Lingga menganggap hasil BAP penyidik KPK yang menyatakan ada titipan 111 mahasiwa yang dibawa Aras untuk masuk Unila, dan bukan Unri.
Terkait fakta persidangan tersebut, jaksa KPK Asril mengutarakan KPK akan menindaklanjuti keterangan mantan Rektor Unri tersebut. "KPK pasti melihat proses persidangan ini, kan ada rekaman. Dianalisa nanti oleh pimpinan," kata Asril. (OL-13)
Baca Juga: Kejari Periksa Dua Pimpinan DPRD Purwakarta terkait Gratifikasi
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Hal itu diungkapkan advokat bernama Muhammad Ihsan yang menjadi saksi untuk terdakwa kasus korupsi bansos, yakni Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved