Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA dingin yang dirasakan warga di wilayah Jawa Timur beberapa hari belakangan masih akan terjadi hingga bulan September 2022.
Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) stasiun observasi Juanda, menyebut fenomena ini disebabkan oleh adanya pergerakan angin dari Benua Australia dan ini merupakan bagian dari peristiwa alam.
Prakirawan BMKG Juanda Ahmad Rofiuk Huda mengatakan, cuaca dingin di wilayah Jawa Timur akan terjadi pada saat malam hingga pagi hari.
“Hal ini disebabkan fenomena angin monsun dari Australia yang membawa massa udara dingin dan kering melewati wilayah Indonesia,” ujar Ahmad di Sidoarjo, Rabu (27/7/2022).
Cuaca dingin juga dipengaruhi akibat tidak adanya tutupan awan langit, sehingga energi yang dipancarkan bumi akan lepas ke angkasa tanpa dipantulkan kembali ke bumi oleh awan.
Umumnya pada saat cuaca dingin beberapa masalah kesehatan dapat timbul seperti radang dan batuk. Oleh karenanya masyarakat dihimbau untuk dapat menjaga kesehatan dan suhu tubuh agar tetap hangat serta mengkonsumsi makanan maupun minuman yang bervitamin. (Mef/A-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved