Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALAHGUNAAN dan kejahatan yang berkaitan dengan narkotika akan menimbulkan penyakit sosial dan kejahatan. Kehadiran Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa diharapkan dapat menyelesaikan persoalan tersebut sekaligus menyelamatkan masa depan generasi muda.
Demikian Bupati Aceh Besar Mawardi Ali di sela-sela acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Kerja Sama dan Launching Pemanfaatan Gedung eks RSUD Aceh Besar di Jantho. Gedung itu digunakan untuk Balai Rehabilitasi Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya (Napza) Adhyaksa Aceh di wilayah Aceh Besar, Kamis (7/7).
Acara yang digelar di Gedung eks RSUD Kabupaten Aceh Besar itu juga dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Bambang Bachtiar, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar Basril G, Kepala BNNP Aceh Brigjen Heru Pranoto, serta unsur Forkopimda Aceh Besar.
Kegiatan ini bertujuan membangun komitmen bersama antara Kejari Aceh Besar dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, serta Instansi terkait yang nantinya akan berperan dengan fungsinya masing-masing dalam percepatan penyiapan sarana dan prasarana pendukung pembentukan balai rehabilitasi narkotika tersebut.
Baca juga: Sejumlah Petinggi Perusahaan Sawit Diperiksa Kejagung
"Kehadiran Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa merupakan upaya memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan juga bagian dari cara menyelamatkan masa depan anak bangsa, khususnya generasi Aceh," kata Mawardi.
Adapun Bambang Bachtiar menegaskan Korps Adhyaksa merupakan satu-satunya lembaga penegak hukum yang di dalam sistem peradilan pidana mempunyai hak tunggal untuk melakukan penuntutan dan mempunyai asas Dominus Litis. Hal itu yang dapat menentukan apakah suatu kasus bisa dilanjutkan atau tidak ke pengadilan berdasarkan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Hukum Acara Pidana.
Sejalan dengan hal tersebut, kata dia, pada 1 November 2021 Kejaksaan RI melahirkan Pedoman No 18 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Penanganan Perkara Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika melalui Rehabilitasi dengan Pendekatan Keadilan Restoratif sebagai Pelaksanaan Asas Dominus Litis.
Pedoman itu merupakan salah satu bentuk upaya kejaksaan melakukan reorientasi kebijakan kasus narkotika dengan tidak menjatuhkan pemidanaan penjara bagi penyalahguna, pecandu, dan korban penyalahguna narkotika. Termasuk juga mendorong optimalisasi penerapan rehabilitasi.
"Rehabilitasi merupakan suatu proses kegiatan pengobatan secara cepat untuk membebaskan pecandu dari penyalahgunaan narkotika serta dapat memulihkan secara terpadu baik fisik, mental, maupun sosial bagi pecandu narkotika untuk dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat yang dilakukan melalui rehabilitasi medis maupun rehabilitasi sosial."
Pada kesempatan itu Kajari Aceh Besar Basril mengharapkan Balai Rehabilitasi Adhyaksa dapat menjadi pilar utama solusi bagi jaksa dalam mengimplementasikan Pedoman JA 18/2021. Ia juga menghendaksi balai itu dapat memberikan keadilan dan hak yang sama bagi penyalahguna, pecandu dan atau korban penyalahgunaan narkotika di seluruh Indonesia untuk dapat direhabilitasi.
"Penyelesaian penanganan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika melalui rehabilitasi dilakukan dengan mengedepankan keadilan restoratif dan kemanfaatan, serta mempertimbangkan asas peradilan cepat, sederhana, dan biaya ringan, asas pidana sebagai upaya terakhir (Ultimum Remedium), cost and benefit, dan pemulihan pelaku," tutup Basril. (J-2)
Semarak dan antusiasme mewarnai peluncuran kembali Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) di kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.
JALAN terjal masih harus ditempuh oleh korban banjir besar Sumatra, terutama di Aceh, agar kehidupan mereka bisa segera pulih.
WARGA dua wilayah di Tanah Gayo, yaitu Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah seperti pasrah dengan keadaan.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, juga rasa kegembiraan dan terimakasih kepada USK dan BRWA atas dukungan akademik serta pendampingan riset tersebut.
Tim gabungan BNN, Bea Cukai, TNI, dan aparat lainnya memusnahkan 3 hektare ladang ganja di Aceh Besar, hasil dari operasi terpadu menggunakan drone dan teknologi geospasial.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Kuta Baro, Aceh Besar, Aceh, pada Minggu (30/3) pukul 09.58.35 WIB.
Kedua tersangka merupakan residivis kambuhan yang tercatat sudah berulang kali masuk penjara akibat kasus serupa pada tahun 2010 dan 2022
Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika jenis tembakau sintetis atau yang dikenal dengan sebutan "sinte".
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
Perubahan pola peredaran narkoba yang semakin canggih menuntut kewaspadaan dari semua pihak, termasuk di lingkungan pendidikan dan keluarga.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Petugas berhasil mengamankan MA diduga sebagai pengedar sabu beserta 11 paket narkotika siap edar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved