Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mendukung ketersediaan pangan nasional, Kabupaten Klaten, Jawa
Tengah, mendapat jatah Indeks Petanaman Padi empat kali setahun (IP 400) seluas 10 ribu hektare.
Karena itu, yntuk menuju program IP 400, Dinas Pertanian Ketahanan
Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten kini tengah melakukan pendataan
calon petani dan calon lahan (CPCL).
Hal itu dikatakan Kepala DPKPP Klaten, Widiyanti, saat ditemui Media
Indonesia seusasi rakor kepala organisasi perangkat daerah di
Pendopo Pemkab Klaten, Senin (31/1).
Ada beberapa kriteria untuk dapat mewujudkan program IP 400, antara lain ketersediaan air. Tanpa air irigasi tanam padi empat kali tidak mungkin bisa dilaksanakan.
"Untuk mencapai target IP 400 seluas 10 ribu hektare, sekarang ini kami sedang turun ke lapangan untuk melakukan pendataan CPCL," imbuh Widiyanti.
DPKPP Klaten akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa tanam padi
empat kali setahun di lahan sawah seluas 10 ribu hektare. Paling tidak mendekati target tersebut.
Luas tanam di Klaten 2021 sekitar 73 ribu hektare, dengan luas sawah 30.900 hektare. Ini berarti ada 11 ribu hektare lahan yang sudah IP 300 atau tanam tiga kali.
"Jadi, sawah yang tiga kali panen dalam setahun sudah 11 ribu hektare.
Karena itu, kami akan berusaha untuk bisa memenuhi target IP 400 seluas
10 ribu hektare," kata Widiyanti.
Sebelumnya, saat pencanangan IP 400 Jawa Tengah oleh Menteri Pertanian
di Desa Sribit, Delanggu, beberapa waktu lalu, Klaten menyiapkan lahan
sawah 1.170 hektare untuk IP 400.
Terkait ketersediaan pupuk bersubsidi untuk program IP 400 seluas
10 ribu hektare, Widiyanti menyatakan belum tahu dan masih menunggu hasil dari pendataan CPCL.
"Nanti akan kita usulkan supaya ada subsidi benih dan pupuk walau tidak
penuh. Jadi, usulan untuk subsidi IP 400 akan kami sampaikan sesuai
hasil pendataan CPCL," kata Widiyanti.
Ketersediaan pupuk
Menyoal alokasi pupuk bersubsidi untuk kebutuhan petani, Klaten tahun
ini mengajukan alokasi susuai rencana definitif kebutuhan kelompok
(RDKK) yang disusun berdasarkan pola tanam.
Menurut Widiyanti, Klaten pada 2022 memperoleh alokasi pupuk urea 19.742 ton (74,80%) dari ajuan 26.393,40 ton dan pupuk SP36 sebanyak 301 ton (89,64%) dari ajuan 335,80 ton.
Kemudian, ajuan pupuk bersubsidi ZA 2.452,40 ton, tapi hanya dipenuhi
97,01% atau 2.379 ton. Pun alokasi pupuk NPK ditetapkan 9.395 ton
(34,43%) dari ajuan 27.288,32 ton.
Untuk pupuk organik, ajuan sesuai RDKK 5.067,64 ton, tapi alokasinya
2.139 ton (42,21%). Lalu, organik cair diusulkan 68.997 ton hanya
dipenuhi 2,17% atau sebesar 1.500 ton. (N-2)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved