Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) mulai mengkaji pemanfaatan limbah batu bara, fly ash dan bottom ash (FABA) untuk pengelolaan air asam tambang dan pembenahan tanah. PT MSW merupakan perusahaan pengelola pembangkit listrik tenaga uap milik Adaro Group di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.
Nur Hidayat Daud, Departemen Head PT MSW, Kamis (4/11), memaparkan program efisiensi energi dan lingkungan di hadapan tim proper Dinas Lingkungan Hidup Kalsel.
"Sebagai perusahaan pembangkit listrik dengan bahan baku batu bara, tentu kami terus berupaya mengurangi pencemaran terutama yang
berasal dari abu sisa pembakaran FABA," ungkapnya.
Pemanfaatan dan upaya pengurangan timbunan FABA ini menjadi
fokus PLTU berkapasitas 2x30 megawatt itu. Sebelumnya PT MSW sempat
menerima predikat proper merah dari DLH dan kini telah memperoleh predikat biru.
Pada penilaian proper 2021 PT MSW merupakan salah satu kandidat
perusahaan untuk memperoleh predikat hijau.
Upaya efisiensi energi pembangkit listrik yang mengkonsumsi
216 ribu ton batu bara per tahun ini, antara lain dengan mengubah temperatur di ruang bakar pembangkit untuk mengurangi konsumsi bahan baku batu bara PLTU. Melalui inovasi ini PT MSW berhasil menghemat pemakaian batu bara hingga Rp25,5 miliar per tahun.
Upaya lain adalah kerja sama pemanfaatan FABA dengan perusahaan
semen PT ITP dan PT Chonch.
Nur Hidayat menambahkan dari penjualan FABA ke industri semen ini pihaknya berhasil mengurangi timbunan FABA yang mencapai 40 ribu ton menjadi tersisa separuhnya atau 20 ribu ton.
"Inovasi lain yang kami lakukan adalah pengkajian pemanfaatan
FABA untuk pengolahan air asam tambang dan pembenahan tanah. Dua hal ini sudah mulai kita uji coba. Dalam waktu dekat akan kita terapkan di
lapangan," ujarnya.
Untuk pembenahan tanah ini, pihaknya telah merancang demplot kebun energi.
Selain itu, ada juga inovasi pemanfaatan sampah (TOSS) menjadi briket yang bisa digunakan sebagai bahan bakar PLTU. TPS 3R Bersinar Kota Tanjung menjadi proyek percontohan pembuatan briket dari sampah rumah tangga ini. (N-2)
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak peringatkan potensi kebocoran ekspor batu bara US$20 miliar akibat mis-invoicing yang rugikan APBN hingga Rp85 triliun.
NEXT Indonesia Center menyampaikan hasil riset dugaan praktik misinvoicing atau selisih pencatatan kepabeanan dalam kegiatan ekspor batu bara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan harga batu bara acuan (HBA) periode kedua April 2026 naik.
DPR dorong penggunaan rupiah dalam transaksi pembelian batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).
Pemerintah Jepang memutuskan tidak memberlakukan pembatasan terhadap pembangkit listrik tenaga batu bara yang kurang efisien pada 2026.
Harga batu bara acuan periode I April 2026 turun ke 99,87 dolar AS per ton (Rp1,69 juta). Tekanan pasar global berlanjut, meski ESDM membuka opsi relaksasi produksi.
PRESIDEN Prabowo Subianto membuka kemungkinan penggunaan energi nuklir sebagai pembangkit listrik di Indonesia, meski menekankan keputusan akhir tetap bergantung pada kajian para ahli.
KETEGANGAN di Timur Tengah meningkat tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghancurkan pembangkit listrik Iran
PT Tracon Industri kembali memperkuat perannya dalam pengembangan infrastruktur energi nasional.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) terus menegaskan langkahnya dalam mengoptimalkan potensi panas bumi nasional.
KOMISI XII DPR meminta pemerintah memastikan bahwa rencana pembangunan 50 pembangkit listrik berbasis sampah tidak berujung mangkrak karena persoalan biaya.
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan terus berkomitmen terhadap pembiayaan proyek-proyek hijau dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved