Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAMPIR dua tahun sudah pandemi covid-19 melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hampir semua sektor kehidupan di masyarakat lumpuh, terutama perekonomian. Banyak sektor usaha yang terganggu dan tidak sedikit pula yang terpaksa gulung tikar.
Meski begitu ada beberapa semua yang mampu bertahan dan bahkan ada justru meraih keuntungan di masa penuh tantangan ini. Salah satu usaha yang mampu bertahan adalah kedai kopi. Hal itu karena masyarakat masih membutuhkan tempat untuk sekadar bercengkrama atau menikmati gaya hidup.
Baca juga: Pendidikan Kewirausahaan Tingkatkan Rasio Wirausaha Indonesia
Tidak mengherankan jika kedai kopi bertebaran di beberapa wilayah kota besar di Indonesia. Boleh dibilang kopi kini menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat urban.
“Biasanya kedai kopi juga berlomba untuk menyediakan fasilitas paling diminati oleh kaula muda. Mulai dari tempatnya yang memiliki tema tertentu, spot foto, WiFi gratis sampai dengan varian makanannya. Hal itulah yang membuat kedai kopi menjadi sebuah pilihan tempat nongkrong anak muda," ujar Rere Setyawan owner Kopi Curhat, Kamis (29/7).
Menurut Rere kedai Kopi Curhat, menjadi pembeda dengan gerai lain, bukan hanya wadah nongkrong anak muda, namum pengunjung dibebaskan yang ingin mengungkapkan curhatan hati.
“Kopi Curhat yang memiliki slogan Jangan Ditahan, Curhatin Aja pengunjung bisa mengungkapkan curahan hatinya, baik untuk kekasihnya, keluarganya, sahabatnya konsep ini yang berbeda dari gerai kopi lain," terang Rere.
Inovasi yang di lakukan Rere dengan gerai Kopi Curhat yakni sistem drive-thru, juga akan menyediakan beberapa menu makanan besar maupun cemilan. "Sistem drive-thru adalah bentuk inovasi dari gerai Kopi Curhat di beberapa gerai sudah kami mulai, ini menjadi rekomendasi untuk pengunjung baru, selain itu ada menu special yang sedang digandrungi para pelanggan setia yakni Croffle."
Rere merasa bersyukur karena bisnis gerai Kopi Curhat tetap berjalan lancar. Juga bisnis lainnya yakni menjual skincare secara online terus meningkat permintaannya. “Alhamdulillah di masa pandemi Covid 19 semua lancar-lancar aja baik bisnis gerai Kopi Curhat," ujarnya.
Di masa pendemi Rere merasa termotivasi dalam menjalan bisnisnya dan target untuk membuka gerai Kopi Curhat baik di Jakarta maupun di daerah dengan tujuan ingin membantu masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid-19, dengan membuka lapangan kerja baru untuk orang-orang yang kehilangan pekerjaan.
"Jujur di masa pendemi covid-19 aku semakin termotivasi untuk terus mengembangkan bisnis gerai Kopi Curhat dengan memambah gerai di Jakarta maupun di luar kota dengan tujuan untuk membuka lapangan kerja terutama bagi mereka yang terdampak akibat pandemi," urai Rere.
Meskipun terbilang sibuk, Rere tetap tidak lupa untuk menjalani tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Ia tetap menyempatkan waktunya untuk bersama keluarga. (RO/A-1)
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
UPAYA pemberdayaan ekonomi perempuan kembali mendapat sorotan, kali ini melalui pendekatan yang tidak biasa dengan menggabungkan keterampilan kuliner dengan teknologi digital.
Pentingnya ruang belajar yang selaras dengan tantangan nyata di lapangan.
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved