Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan sudah menyiapkan pemeriksaan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ini. Bahkan tercatat, ada sebanyak 500 petugas gabungan yang terdiri dari dokter hewan, ulama serta unsur lainnya dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan hewan kurban yang dijual di Sumsel.
Ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan hewan kurban yang dijual sehat dan memenuhi syarat berdasarkan syariah. Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Effendi mengatakan, petugas tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Mereka merupakan perwakilan dari masing-masing instansi maupun organisasi.
''Mereka ini ada dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan berbagai unsur masyarakat lainnya,'' kata Ruzuan, Kamis (1/7).
Ia menjelaskan, melalui pemeriksaan yang ketat, pihaknya berharap masyarakat mendapatkan daging yang sehat serta sesuai dengan syariat Islam dalam berkurban. ''Untuk penentuan syar'i atau tidaknya itu ada tim dari MUI. Sementara kami dari dinas peternakan lebih fokus terhadap kesehatan hewannya,'' terangnya.
Ia menuturkan, tidak semua hewan ternak seperti sapi, domba, kerbau maupun kambing bisa dijadikan hewan kurban. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Seperti, berat badan, umur, gigi, dan berbagai kriteria lainnya.
''Jadi tidak sebatas sehat saja. Tapi ada beberapa kriteria lainnya yang sesuai syariat Islam. Bukan hanya kurban, tapi juga hewan aqiqah juga punya syarat yang sama,'' ucapnya.
Diakuinya, masyarakat diminta untuk jeli terhadap hal tersebut. Ruzuan mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan sertifikasi terhadap peternak yang ada di Sumsel. Sehingga, masyarakat tidak perlu bingung untuk memilih pedagang hewan kurban yang memenuhi syarat.
''Sertifikasi ini bertujuan agar peternak yang ada di Sumsel memiliki kompetensi atau kemampuan untuk memproduksi hewan ternak yang sehat dan memenuhi syariat,'' terangnya.
Terkait ketersediaan hewan kurban, Ruzuan menuturkan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan. ''Begitu pun untuk kebutuhannya. Saat ini masih dilakukan pendataan,'' bebernya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengimbau, pelaksanaan pemotongan hewan kurban diharapkan dapat memperhatikan protokol kesehatan. Di samping itu, kehigienisan dalam kemasan juga harus diperhatikan.
''Pembungkusannya menggunakan daun pisang ataupun kantong yang sesuai standar. Ini semua harus disosialisasikan. Yang terpenting saat pelaksanaan harus memperhatikan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19,'' pungkasnya. (DW/OL-10)
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Rijalul mengungkapkan program Flash Sale Qurban ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam berkurban.
UNTUK menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, sehat dan sesuai syariat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Simak tips perencanaan keuangan kurban Idul Adha 2026 dari Dompet Dhuafa. Tersedia pilihan harga fleksibel untuk distribusi dalam dan luar negeri.
Dibandingkan tahun lalu, penjualan justru mengalami sedikit penurunan akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid meninjau Balai Ternak Lombok Tengah. Stok sapi Bali dipastikan siap memenuhi kebutuhan Iduladha 2026 dan memberdayakan mustahik.
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Anak-anak antusias melihat hewan kurban yang dijual di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved