Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPULUH penambang emas tradisional terkubur di lubang tambang sedalam 60 meter di Sungai Seribu, Kecamatan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (10/11) malam. Sampai tadi malam, baru tiga penambang yang sudah dievakuasi dalam kondisi tidak bernyawa.
Di lokasi kejadian, Kapolres AKB Devy Firmansyah mengatakan penyebab kejadian itu ialah tanah longsor yang terjadi di tengah hujan deras. “Korban sulit menyelamatkan diri. Mereka berada di dalam lubang yang diameternya hanya 1 meter dan kedalaman sekitar 60 meter.”
Kondisi lubang juga sulit dimasuki karena tertutup tanah longsor dan terendam air. Kemarin, hujan deras juga turun di lokasi sehingga menyulitkan evakuasi.
“Saat ini, konsentrasi kita ialah mengevakuasi korban dengan cara menguras air yang ada di dalam lubang. Setelah itu, kita juga perlu melakukan identifikasi karena kondisi tubuh korban mengalami perubahan fisik,” tandasnya.
Tanah longsor juga mendera Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Tanah longsor terjadi akibat tebing di perbatasan Kecamatan Sukanegara dan Pagelaran itu tidak kuat menahan derasnya air hujan.
“Dari laporan petugas Relawan Tangguh Bencana diduga ada yang tertimbun longsoran. Kami masih memastikannya,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Derah, M Irfan Sofyan, tadi malam.
Banjir di Kendal
Banjir juga masih mengepung sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Yang terbaru, seorang warga tewas dan seorang lainnya masih dalam pencarian karena terseret banjir di Kabupaten Kendal.
Banjir menyergap tiga desa di Kecamatan Boja, yakni Cangkiran, Mijen, dan Bebengan. Penyebabnya hujan yang turun seharian membuat sungai dan saluran drainase meluap.
“Saat banjir datang, sebuah sepeda motor yang dikendarai bapak dan anak terseret arus. Tubuh sang bapak, Rudi Waluyo, 53, sudah ditemukan di aliran Sungai Gendengan Boja, sekitar 4 kilometer dari lokasi mereka terseret,” kata Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya.
Kondisi di Kabupaten Cilacap juga belum membaik. Sampai kemarin, banjir masih merendam 46 desa di 15 kecamatan di kabupaten terluas di Jateng tersebut. “Banjir belum surut. Kondisi sejumlah kecamatan masih parah, yakni Kroya, Sidareja, dan Bantarsari,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Tri Komara Sidhy.
Jumlah pengungsi mencapai 1.463 keluarga atau 4.275 jiwa. Mereka mengungsi ke sekolah dan balai desa.
Akhir pekan lalu, banjir bandang juga menerjang Kecamatan Lawe Bulan dan Deleng Phokisen di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Dari hasil pendataan kemarin, dipastikan 48 rumah rusak.
“Sepuluh rumah di antaranya rusak parah. Para pemilik rumah untuk sementara harus mengungsi sampai rumah mereka bisa dibangun kembali,” kata Kepala BPBD M Asbi.
Meski bencana belum datang, warga di Nusa Tenggara Timur diingatkan untuk mewaspadai datangnya hujan disertai petir pada 20-26 November. “Potensi hujan dan angin kencang terjadi di 14 kabupaten,” kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi. (BB/BK/AS/LD/MR/PO/RF/MY/YK/N-3)
Tanah longsor terjadi di sejumlah titik yang menghambat jalur masuk pengunjung.
AKSES ke kawasan situs megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tertimbun material tanah longsor.
SATU orang warga Kampung Gria Sukamaju RT 01/02 Desa Sukamaju Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia saat terjadi tanah longsor.
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
SEBANYAK 24 jiwa dari 8 kepala keluarga (KK) di Kampung Pasir Eurih, RT 03/03, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat terpaksa mengungsi akibat tanah longsor.
BPBD dan relawan Wonosobo, Jawa Tengah, berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah seorang warga bernama Embuh yang hanyut di Sungai Bogowonto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved