Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo bertolak menuju Sulawesi Tenggara dalam rangka kunjungan kerja, Kamis (22/10). Bersama rombongan terbatas, Kepala Negara lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Haluoleo, Konawe Selatan.
Setibanya di sana, presiden langsung melanjutkan perjalanan menuju Bombana dengan helikopter Super Puma TNI AU.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkapkan di Bombana presiden akan meninjau lokasi panen tebu sekaligus meresmikan salah satu pabrik gula dengan jumlah produksi terbesar di Indonesia.
"Selanjutnya, presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Kendari untuk meresmikan Jembatan Teluk Kendari," ujar Bey melalui keterangan resmi, Kamis (22/10).
Baca juga: Istana: Presiden Jokowi masih Prorakyat
Jembatan tersebut dibangun untuk menunjang sistem jaringan jalan yang ada di wilayah setempat serta untuk mendukung proses percepatan pengembangan wilayah Kendari.
Selepas kegiatan tersebut, presiden dan rombongan terbatas akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, untuk bertolak kembali menuju Jakarta.
Turut serta dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Tenggara di antaranya ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.(OL-5)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
UMKM direlokasi ke 100 tenant resmi demi penataan yang lebih tertib dan nyaman.
Terdapat juga massa udara basah pada lapisan rendah dan indeks labilitas yang kuat dalam skala lokal turut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di Sulawesi Tenggara.
KETUA Ombudsman RI Hery Susanto ditangkap oleh Kejaksaan Agung, Kamis (16/4). Ia diduga menerima suap Rp 1,5 miliar dari PT TSHI. Ini respons Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan profil PT TSHI
Syarief mengatakan sejauh ini baru Hery yang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan pemberi fee belum ditetapkan sebagai tersangka.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari Faizal Habibie saat dihubungi di Kendari, Kamis, menyampaikan peringatan dini potensi hujan sedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved