Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN yang terjadi di Kecamatan Ile Bura sejak minggu (4/10) petang hingga kini masih terjadi. Bahkan kobaran api mulai menjalar ke arah Gunung Lewotobi. Sekitar seribu hektare lahan dan ratusan ribu pohon jambu mete dan pisang ludes terbakar.
"Kita dapat informasi kebakaran di wilayah Kecamatan Ile Bura, hari ini wakil bupati Flores Timur dan tim pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk melihar kondisi di sana dan memadamkan api," ujar Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon, melalui telepon, Senin (5/10)
Diakui Bupati Anton, pihaknya belum mengetahui secara pasti luas areal yang ludes dilahap api. Termasuk penyebab kebarakannya.
"Wilayah ile Bura terdapat rerumputan kering dan sebagian hutan gambut mengarah ke Gunung Lewotobi. Jalur itu di bibir pantai. Kami belum tahu penyebapnya apa masih diselidiki," ungkap dia.
Baca Juga: Kebakaran Hutan dan Lahan di Lembata Terpantau di Lima Titik
Dia menegaskan saat ini wakil bupati Flores Timur dan tim pemadam kebakaran sudah di lokasi. Bersama masyarakat di kecamatan ile Bura dikerahkan untuk memadamkan api.
"Nanti saya akan sampaikan besarnya, luas areal yang dimakan api karena belum ada laporan yang masuk. Kita tunggu nanti akan dirilis terkait luas areal yang terbakar,"katanya.
Bupati Anton meminta dan menghimbau Kepada seluruh masyarakat di wilayah kecamatan ile Bura dan Wulanggitang dan Flores Timur pada umumnya agar selalu berhati-hati dan waspada. Sebab lahan gambut yang ada di wilayah sekitarnya, pada musim kemarau sering menimbulkan kebakaran.
"Kami minta warga jangan membuang puntung rokok yang menyala pada jalur lahan gambut atau pepohonan kering sehingga tidak terbakar. Apalagi membakar dengan sengaja," pintanya. (OL-13)
Baca Juga: Tiga Helikopter Dikerahkan Atasi Kebakaran Lahan di Ogan Ilir
Musim kemarau 2026 diprediksi berlangsung lebih panjang dari biasanya, membentang dari April hingga Oktober.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) mendorong penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul adanya potensi fenomena El Nino pada pertengahan tahun 2026.
BMKG mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Riau untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebelum puncak musim kemarau tiba.
Fenomena El Nino membuat musim kemarau 2026 datang lebih awal, lebih panjang, dan lebih kering.
Sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi dinilai kian penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan berkelanjutan di Indonesia.
Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pengendalian kebakaran hutan.
Dana hasil penegakan hukum tersebut, lanjut Lukita, dikembalikan untuk mendukung pemulihan ekosistem hutan yang rusak akibat kebakaran.
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Peneliti Cornell University merilis peta global yang mengungkap 70% emisi lahan pertanian berasal dari sawah padi dan pengeringan lahan gambut.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polisi, BPBD Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) hingga saat ini masih berupaya keras memadamkan karhutla seluas 2 hektare di Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved