Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI penghargaan atas hasil penilaian penanganan covid-19, sejumlah daerah di Sumatra Selatan mendapatkan dana insentif daerah atau DID tambahan dari pemerintah pusat.
Insentif yang dikucurkan tersebut juga nantinya akan digunakan untuk memulihkan perekonomian daerah, terutama bagi pemberdayaan UMKM dan koperasi.
Pemerintah Kota Palembang mengklaim mendapatkan dana insentif terbesar di wilayah Sumsel dibandingkan dengan empat kabupaten lain yang juga dinilai pusat.
‘’Palembang mendapat DID sebesar Rp15,9 miliar. Dana itu nantinya digunakanuntuk menangani dampak Covid-19 dalam bentuk kegiatan guna mendorong perekonomian daerah,’’ kata Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa, Rabu (22/7).
Sementara itu Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat tambahan DID sebanyak Rp14,90 miliar dari pusat.
Kepala Dinas Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten OKI, Munim, mengatakan, OKI menjadi salah satu daerah yang mendapat tambahan DID di Indonesia.
‘’Ya kita dapat dana insentif sebesar Rp14,90 miliar. Ini berkat kerja keras semua pihak dalam menangani Covid-19 di OKI,’’ katanya.
Munim menjelaskan, komponen penilaian Pemerintah pusat terhadap daerah dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19 antara lain penyampaian laporan penyesuaian APBD Tahun 2020, laporan kinerja bidang kesehatan, untuk pencegahan Covid-19 serta pelaksanaan jaring pengaman sosial/ekonomi bagi warga terdampak Covid-19.
Baca juga : Bupati Pemalang Positif Covid-19, Ini Pesan Ganjar Pranowo
‘’Pemberian DID tambahan itu bentuk apresisiasi pemerintah kepada 171 pemerintah daerah se-Indonesia,’’ ujarnya.
Terpisah, Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Dodi Reza Alex memastikan dana insentif tambahan senilai Rp11,9 miliar akan dipakai untuk menangani dampak Covid-19 di sektor ekonomi.
‘’Insentif tambahan ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin memulihkan perekonomian di Muba dari berbagai sektor terutama bagi pelaku UMKM,’’ ujarnya.
Komitmen pemkab Muba, kata dia, telah ditunjukkan dengan kesiapan anggaran dan realokasi anggaran melalui dana APBD Muba guna menangani pandemi.
Tak ingin pengelolaan anggaran meleset dari sasaran, bupati pun telah menggandeng pihak Kejari Sekayu dan Polres Muba untuk mengawasi pengelolaan anggaran penanganan covid-19.
"Terkait dengan anggaran dalam penanganan covid-19, ini kami sangatlah berhati-hati dengan menggandeng APIP dan Kejari serta Polres tentu dengan arahan dari KPK kami selalu menetapkan rambu-rambu agar penyaluran ini bisa terlaksana dengan baik tanpa menimbulkan konsekuensi hukum," pungkasnya. (OL-2).
Ekonom Indef menilai optimisme pemerintah soal fiskal perlu diimbangi konsolidasi konkret agar APBN tetap kuat menghadapi tekanan global jangka panjang.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Presiden menegaskan, besarnya nilai aset yang berhasil diselamatkan itu berpotensi memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.
Ibas juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menjaga kesehatan postur APBN dan kewajiban negara dalam memberikan perlindungan sosial.
DPR mempertanyakan kekuatan APBN menghadapi lonjakan harga minyak dunia. Dolfie menyebut potensi tambahan subsidi bisa mencapai Rp204 triliun.
Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet ingatkan risiko APBN jika subsidi BBM bengkak. Pemerintah siapkan SAL Rp420 triliun sebagai bantalan fiskal hingga 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved