Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan bukan hanya tugas pemerintah namun semua elemen masyarakat sangat berperan. Bahkan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menggandeng mahasiswa untuk membantu pencegahan dan penanganan karhutla.
Hal itu sudah dilakukan Pemprov Sumsel sejak tahun lalu, saat ada ratusan mahasiswa yang turun ke lapangan untuk bantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Sumsel serta membantu dalam memadamkan karhutla di wilayah Sumsel.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Sumsel merupakan tanggung jawab semua pihak, dengan aksi kolaborasi semua unsur diperlukan agar potensi kembali terjadinya karhutla dapat diminimalisasi.
Baca juga: Kampung Tangkal Covid-19 di Musi Banyuasin Diperbanyak
"Pencegahan karhutla ini memang butuh kolaboratif semua pihak. Saat ini kita sudah melakukan kolaborasi itu. Namun, kita juga menginginkan adanya peran dari mahasiswa. Sebagai kaum intelektual muda, ide baru untuk pencegahan karhutla ini kita butuhkan," kata Herman Deru, Sabtu (11/7).
Menurutnya, saat ini, Pemprov Sumsel terus melakukan upaya pencegahan terhadap potensi terjadinya karhutla tersebut. Termasuk juga memonitor potensi timbulnya api yang menyebabkan karhutla.
"Karhutla ini masalah serius, sebab itu kita butuh peran semua pihak. Termasuk masyarakat," terangnya.
Diketahui, Pemprov Sumsel sendiri telah membentuk tim satgas pencegahan karhutla. Bahkan, bantuan pendanaan juga diberikan Pemprov Sumsel untuk 10 kabupaten terdampak seperti Kabuaten OKU, OKU Timur, Muara Enim, OKI, Musi Rawas, Muratara, Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin dan PALI. Bantuan senilai Rp 45 miliar untuk 10 kabupaten tersebut akan dibagi secara proporsional.
"Pencegahan ini dilakukan secara kombinasi. Tim restorasi gambut juga terus melakukan pemetaan untuk mencari daerah yang memang rawan sehingga jika terjadi potensi karhutla penanganannya bisa lebih cepat dilakukan," paparnya.
Terlebih, saat ini, beberapa kabupaten telah diberikan layar informasi Indek Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk memonitor kondisi udara.
"Pencemaran udara dapat dimonitor melalui layar ISPU. Jadi masyarakat atau kepala daerah bisa mengetahui langsung kondisi udara. Layar ISPU itu sudah kita berikan ke empat kabupaten seperti OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, dan OKU Timur," tuturnya.
Sementara itu, Presiden BEM Universitas Sriwijaya, Muadz, memastikan pihaknya akan membantu Pemprov Sumsel dalam upaya pencegahan karhutla.
Terlebih, Sumsel sendiri saat ini masih zero karhutla.
"Tentu kami sebagai mahasiswa akan membantu baik pemikiran maupun tenaga. Mudah-mudahan Sumsel tetap zero karhutla," tandasnya. (OL-1)
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin (2008-2018) meninggal dunia di Jakarta. Simak perjalanan dan warisan pembangunannya bagi Bumi Sriwijaya.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved