Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pertanian memperbaiki jaringan irigasi di dua desa di Barito Timur, Kalimantan Tengah. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perbaikan jaringan irigasi harus dilakukan karena ketersediaan air adalah faktor yang sangat penting dalam pertanian.
Ia berharap perbaikan irigasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Pasalnya, peningkatan produktivitas menjadi salah satu target Kementerian Pertanian dalam musim tanam kedua di tahun ini.
Baca juga: Mentan: Pemenuhan Pangan Perlu Kebijakan yang Tepat
"Untuk itu, Kementerian Pertanian mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik termasuk memperbaiki aliran irigasi. Kita ingin memastikan setiap lahan bisa mendapatkan air agar percepatan tanam bisa dilakukan dan musim tanam II menjadi lebih maksimal,” tegas dia, Selasa (9/6/2020).
Sementara itu, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian Sarwo Edhy, mengatakan program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) juga telah menyentuh Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
“Kementerian Pertanian ingin peningkatan produktivitas pangan tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Oleh karena itu, program RJIT juga meghampiri daerah seperti Barito Timur. Di sini, ada dua desa yang mendapatkan bantuan RJIT,” tuturnya.
Sarwo Edhy menambahkan, RJIT di Kabupaten Barito Timur dilakukan di Desa Netampin, Kecamatan Dusun Tengah. Penerima bantuan RJIT di daerah ini adalah P3A Danum Nyalir dengan target luas lahan yang terairi adalah 115 hektare.
Baca juga: Selamatkan Petani Jagung dari Ijon, Mentan SYL: KUR Solusinya
“Selain itu, RJIT juga dilakukan di Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. Penerima bantuan RJIT di tempat ini adalah P3A Lungkur Putii yang diketuai Suroto. Sedangkan luas lahan yang terairi adalah 65 hektare,” papar dia. (RO/A-3)
Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian di Desa Alue Awe, Lhokseumawe, Aceh.
PEMPROV Bengkulu, akan menargetkan potensi peningkatan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 10 ribu ton per tahun dari total luasan lahan program cetak sawah pada 2026.
Pemprov Jateng siapkan mitigasi kekeringan dengan 123 juta liter air bersih dan optimalisasi 1.137 embung untuk amankan kebutuhan warga serta lahan pertanian.
Ancaman kekeringan akibat fenomena iklim global mulai terasa di Aceh, mendorong kalangan akademisi mengingatkan pentingnya strategi adaptasi bagi sektor pertanian.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyoroti lambatnya penanganan sawah terdampak bencana Sumatra saat meninjau langsung lokasi Kabupaten Padang Pariaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved