Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melarang sekolah melaksanakan karya wisata siswa ke luar daerah. Kebijakan itu sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus korona. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Muttaqien, mengaku telah menyiapkan surat imbauan ke setiap sekolah untuk tidak melaksanakan dulu karya wisata mengingat saat ini terjadi fenomena virus korona. Sebab, dikhawatirkan bisa menimbulkan dampak-dampak yang tak diinginkan.
"Sedang kami persiapkan surat imbauannya. Ini dalam rangka antisipasi," kata Oting kepada Media Indonesia, Jumat (6/3).
Oting memandang perlu adanya larangan karya wisata tersebut karena dalam waktu dekat akan memasuki masa liburan sekolah. Biasanya, saat liburan tak sedikit sekolah yang mengagendakan karya wisata ke tempat-tempat yang banyak dikunjungi wisatawan.
"Kami khawatir saja karena tempat-tempat yang nanti dituju siswa dari sekolah-sekolah di Cianjur pasti banyak juga dikunjungi wisatawan. Bahkan tak menutup kemungkinan ada wisatawan luar negeri dari negara-negara yang sudah terjangkit virus korona. Imbauan ini kami berlakukan dari mulai TK, SD, dan SMP," tutur Oting.
Kalaupun mau berkarya wisata, Oting menyarankan lebih baik mengunjungi tempat-tempat wisata di seputaran Cianjur. Menurut Oting, tak sedikit tempat wisata di Kabupaten Cianjur mengandung unsur-unsur edukasi bagi para pelajar.
"Lebih bagus lagi karya wisata diganti dengan hal-hal yang lebih positif," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur Ajun Komisaris Besar Juang Andi Priyanto mengaku ikut mengawasi peredaran masker menyusul informasi mulai sulitnya warga mendapatkan barang tersebut. Tapi Juang memastikan sejauh ini di wilayah hukum Polres Cianjur kondisinya masih aman.
"Kalau ada yang menimbun masker hanya sekadar mencari keuntungan, sangat tidak etis," ujar Juang.
baca juga: Cegah Korona, Pemkot Surabaya Tolak Kapal MV Viking Sun Singgah
Juang mengatakan cukup sulit mendeteksi indikasi penimbunan masker. Beda kasusnya dengan praktik penimbunan sembako.
"Bisa jadi sulitnya mendapat masker karena yang menjualnya juga gak terlalu banyak. Kagetnya pas ada potensi bahaya korona. Kita akan ikut mengupayakan agar apotek-apotek bisa menjual masker seperti biasa," pungkasnya. (OL-3)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved