Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DONGKRAK pendapatan asli daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menandatangani nota kesepahaman (Mou) dengan Kebun Raya Cibodas-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (KRC-LIPI), kemarin.
Kesepakatan kerja sama itu menyangkut retribusi dan penerimaan bukan pajak sebagai upaya meningkatkan PAD dari sektor pariwisata.
MoU itu ditandatangani Plt Bupati Cianjur Herman Suherman dan Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Hendrian di Pendopo Cianjur.
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, penandatanganan MoU dengan KRC-LIPI merupakan lanjutan kesepakatan sebelumnya yang sudah berakhir.
"Tahun ini kami (Pemkab Cianjur) menargetkan bisa mendapatkan PAD dari retribusi pengunjung Kebun Raya Cibodas sebesar Rp5,6 miliar," kata Herman.
Herman menyebut target PAD dari retribusi di Kebun Raya Cibodas sudah berdasarkan penghitungan matang. Karena itu, Herman optimistis targetnya bisa tercapai. Apalagi tahun lalu pun PAD dari retribusi di Kebun Raya Cibodas melebihi target.
"Tahun lalu targetnya sekitar Rp5,3 miliar. Tapi realisasinya mencapai Rp5,878 miliar atau 110,9%. Melebihi target," tegas Herman.
Penandatanganan kesepahaman juga tak hanya untuk meningkatkan PAD bagi Kabupaten Cianjur. Lebih dari itu meningkatkan pelayanan kepada para wisatawan.
"Ini menjadi acuan bagi Pemkab Cianjur dan LIPI dalam rangka meningkatkan pendapatan negara bukan pajak," pungkasnya.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana, mengatakan PAD sektor pariwisata Kabupaten Cianjur paling besar berasal dari retribusi di Kebun Raya Cibodas.
Tahun lalu dari target PAD keseluruhan sebesar Rp6,8 miliar sedangkan retribusi dari Kebun Raya Cibodas diproyeksikan sebesar Rp5,6 miliar. "Memang retribusi dari KRC-LIPI cukup besar," kata Yudi. (OL-2)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved