Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI beranjak siang ketika ratusan pengunjung dari berbagai daerah berdatangan ke objek wisata Cottok Inovation Park (CIP), Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Sejumlah pengunjung bahkan rela datang naik pikap untuk bisa berwisata di sana.
Saat memandangi area di sekitar tempat wisata itu, akan terlihat bukit padas yang ditumbuhi kaktus dan pohon-pohon meranggas. Selain itu, jalan tanah berdebu dan berbatu serta udara panas menambah suasana yang tidak nyaman.
Namun, hal itu tidak menyurutkan animo pengunjung untuk berenang di puncak bukit. Kolam renang di atas bukit itulah yang menjadi daya tarik mereka. Kendati padas, tapi ramah lingkungan. Di area seluas 16 hektare itu dibangun panel pembangkit listrik bertenaga surya dan angin.
Listriknya digunakan untuk penerangan dan menghidupkan pompa air. Energi baru terbarukan itu sejalan dengan spirit warga menghijaukan Bukit Sikelap atau warga berlogat Madura menyebutnya petir.
"Tanah di bukit ini dulunya tidak bisa diapa-apakan. Bagi orang lain, lahan padas itu tidak berpotensi. Tapi bagi kami, menyimpan potensi tersembunyi," kata Kepala Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Muhammad Samsuri Abbas, saat berbincang dengan Media Indonesia, beberapa waktu lalu.
Dulu, 'Bukit Petir' itu tidak aman dikunjungi. Saat musim hujan, petir sering menyambar. Tidak hanya itu, warga juga takut terhadap begal yang kerap beraksi. Reputasi desa jadi negatif angka kriminalnya tinggi.
Rasa bangga terhadap desa sirna. Banyak warga malu mengakui berasal dari Desa Cottok karena telanjur lekat dengan stigma negatif. Imbasnya, 'Bukit Petir' itu seperti mati. Warga sempat mencoba peruntungan menanam kacang tanah dan kelengkeng, tapi gagal.
Pasokan air minim, kawasan tidak aman, tanahnya padas, dan tidak ada listrik. Dampaknya, mayoritas warganya hidup miskin. Mereka hanya mengandalkan hidup dari buruh tani, bangunan, dan tukang kayu.
"Desa ini dulunya sangat miskin. Dari 600 keluarga, sebanyak 400 masuk kategori prasejahtera," ungkap Abbas. Kisah sedih itu berlangsung hingga 2016. Setelah itu, Kepala Desa Abbas berinisiatif bersama warga membuat gerakan perubahan. "Membangun desa itu harus progresif. Impian kami penghijauan menyelamatkan sumber air di bawah bukit."
Mereka dibantu akademisi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Pusat Inkubasi Inovasi Teknologi Ikatan Alumni ITB, serta Imam Thoha Masyhuri dari Pesantren Tebuireng, Jombang.
Hasilnya, kini kawasan CIP menjadi tujuan wisata bagi warga dari berbagai daerah. Objek wisata itu telah membuka lapangan kerja bagi warga setempat. (Bagus Suryo/N-3)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved