Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAHAMAN investasi di pasar modal yang sangat minim mengakibatkan seseorang takut untuk terjun berinvestasi di pasar modal khususnya saham. Melihat realita tersebut, puluhan anak muda yang tergabung dalam komunitas Investor Saham Pemula (ISP) Banyuwangi melakukan upaya edukasi secara sukarela untuk memberi pemahaman pada masyarakat supaya sadar pentingnya investasi saham.
Acara yang berlangsung Sabtu (12/10) malam, bertempat di kafe Grillaz diisi dengan pemateri dari Panin Skuritas Surabaya, Meidiana Maya Damyanti, 24, yang memaparkan tentang pengenalan pasar modal khususnya saham.
Meidiana mengatakan, investasi surat berharga seperti saham di pasar modal sangat lah mudah dan bisa diakses serta dijangkau semua kalangan. Baik usia muda maupun tua, semuanya bisa.
"Persyaratan jadi investor saham itu sangat mudah, yang penting mereka sudah punya KTP (kartu tanda penduduk), rekening bank dan NPWP," kata Meidiana kepada Media Indonesia usai memaparkan materi, Sabtu (12/10)
Pasar modal, lanjut dia, merupakan jenis pasar yang menjual surat-surat berharga. Di dalam pasar modal itu ada obligasi, reksadana dan saham, sedangkan saham itu surat kepemilikan dalam sebuah perusahaan. Ia menggambarkan jika membeli saham maka kamu akan jadi pemilik perusahaan tersebut dan bisa ikut rapat umum pemegang saham (RUPS).
"Di Indonesia sendiri ada lebih dari 600 emiten (perusahaan) yang sudah IPO (Initial public offering) melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI)," paparnya.
Baca juga: Pelemahan Saham Perbankan dan Industri Picu Anjloknya IHSG
Selain bisa ikutan RUPS, pemilik saham juga mendapatkan deviden (pembagian laba bersih perusahaan) meskipun hanya punya satu slot saham saja. Satu slot terdiri dari 100 lembar saham. RUPS biasanya dilaksanakan satu tahun sekali tergantung pada perusahaan yang sahamnya dibeli.
"Anak-anak muda harus sadar akan pentingnya investasi. Masa depan kita lah yang menentukan, apalagi generasi muda harus cerdas berinvestasi," tuturnya.
Selain itu, komunitas ISP merupakan komunitas yang bergerak di bidang edukasi pasar modal khususnya saham. Komunitas ISP di Banyuwangi baru berdiri tahun 2016. Hingga tahun 2019, ISP masih tetap eksis menyebarkan pemahaman literasi tentang pasar modal khususnya saham.
"Sejak berdiri pada tahun 2016 lalu, kami terus menerus melakukan gerakan-gerakan. Intinya kami ingin di Banyuwangi semua anak muda paham tentang saham," kata ketua ISP Banyuwangi, Fendy, 23, kepada Media Indonesia.
Fendy juga menjelaskan komunitas ISP sebenarnya ada di lebih dari 60 regional di Indonesia. Untuk Jawa Timur, terdapat 12 regional seperti Surabaya, Malang, Mojokerto, Lumajang, Jember hingga ke bumi Blambangan Banyuwangi.
"Kami siap memfasilitasi anak-anak muda Banyuwangi, ISP itu komunitas sosial, bukan untuk mencari profit, tapi di sini kami belajar memahami pasar modal, supaya meraka tidak terjebak dengan iming-iming investasi bodong," imbuhnya.
Di Banyuwangi, lanjut Fendy, ada perusahaan tambang emas PT Merdeka Coppers Gold dengan kode emiten saham MDKA, perusahaan ini tidak banyak diketahui orang sudah listing di bursa saham. Maka dengan gabung di komunitas ISP, bisa membedah langsung tentang perusahaan tersebut.
"Kegiatan kita ini positif, selain edukasi, kita juga sering melakukan bedah emiten. Contoh perusahaan tambang emas, kode sahamnya MDKA, kita bisa belajar analisa mulai teknikalnya, fundamentalnya, seperti laporan kinerja keuangan. Dengan membedah perusahaan itu kita bisa tahu, bagus apa tidak untuk diinvestasikan jangka panjang," tuturnya.
Ia berharap sering digelarnya acara ISP, masyarakat Banyuwangi bisa paham betul tentang pasar modal dan tidak terjebak dengan investasi bodong.
"Saya yakin dengan kita sering melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti kopdar ini, saya berharap masyarakat Banyuwangi tidak terjebak dengan investasi bodong yang menjerumuskan masyarakat," pungkasnya.(OL-5)
Warga suku Osing membawa wadah berisi makanan tradisional pecel ayam menuju sumber mata air Mangarang saat ritual adat Ithuk-ithukan di Kampung Anyar, Rejopuro, Banyuwangi.
Program yang dijalankan melalui inisiatif BNI Berbagi ini dilakukan dengan pendekatan kolaboratif bersama masyarakat lokal, kelompok pengawas pesisir, serta pemerintah daerah.
Proses pendaftaran yang sebelumnya bersifat manual dan kurang transparan berubah menjadi sistem digital yang otomatis dan bisa dilacak.
Sejumlah nelayan mencari kerang hijau di Pantai Satelit, Banyuwangi, Jawa Timur.
Lomba keterampilan disabilitas menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan potensi dan bakat.
Pertunjukan tari dan sepak bola api adalah tradisi warga Papring untuk menyambut bulan purnama sekaligus melestarikan budaya daerah.
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved