Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar demo untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan pengesahan revisi UU KPK. Aksi unjukrasa di depan Gedung DPRD Kalsel kali ini berlangsung damai.
Ratusan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi melakukan aksi dengan mendatangi DPRD Provinsi Kalsel, Senin (30/9). Aliansi Mahasiswa Kalsel ini berasal dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin (Uniska), Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dan berbagai Universitas lainnya di Kalsel.
Ada tujuh tuntutan mahasiswa yang disampaikan kepada DPRD Kalsel. Yakni, menghapus RKUHP bermasalah, menuntut DPR agar pro terhadap rakyat, harus ada peradilan yang mengenai peradilan pidana kekerasan seksual, mendesak agar RUU PKS segera disahkan, menolak pasal pasal RUU PKS yang tidak rasional, menolak dengan tegas pengesahan revisi UU KPK.
Kapolda Kalsel Irjen, Yazid Fanani mengapresiasi aksi unjukrasa ratusan mahasiswa Kalsel yang berjalan kondusif. Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel turun langsung dalam pengamanan ujuk rasa.
"Saya mengucapkan terima kasih atas unjuk rasa mahasiswa di Kalsel yang berjalan dengan tertib aman dan terkendali," kata Kapolda, Selasa (1/10).
baca juga: Tagana Perkuat Mitigasi Bencana
Kapolda menambahkan hal ini terjadi karena antara mahasiswa dan pihak kepolisian memiliki kepedulian bersama untuk saling tetap menjaga situasi yang aman.
"Semua ini berkat pengertian antara mahasiswa dan polisi untuk bisa saling menjaga situasi yang aman, damai tanpa bentrok, dengan aparat keamanan," ujar Kapolda. (OL_3)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved