Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTAMINA mengirimkan bantuan logistik untuk para pengungsi Wamena akibat situasi keamanan yang tidak kondusif yang terjadi sejak pekan lalu.
Bantuan berupa sembako, peralatan tidur, dan makanan jadi senilai total Rp50 juta diserahkan Tim Pertamina Peduli melalui TNI Angkatan Udara (AU) di Pangkalan Operasi Bakti (Base Ops) Lanud Silas Papare Sentani, Kabupaten Jayapura untuk dikirimkan melalui pesawat udara ke Wamena dalam dua tahap pada Minggu (29/9) sore dan Senin (30/9).
Pjs Unit Manager Communication, Relations, dan CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero) Bagja Mahendra menyampaikan bantuan yang diserahkan hari ini diprioritaskan untuk para pengungsi yang saat ini masih berada di Wamena.
Baca juga: Wamena bukan Konflik Etnik
“Bantuan sembako, selimut, dan makanan jadi akan dikirimkan secara bertahap hari ini dan besok untuk disalurkan langsung kepada pengungsi yang saat ini masih berada di Wamena. Diperkirakan jumlah pengungsi adalah sekitar 7.000 jiwa. Untuk sembako, sore ini langsung dikirimkan dari Sentani menggunakan pesawat Hercules TNI AU," ujar Bagja.
Tim Pertamina Peduli bersama aparat keamanan TNI mengirimkan bantuan bagi masyarakat Wamena yang memilih mengungsi akibat kondisi Wamena yang belum kondusif pascakerusuhan, pekan lalu. Adapun kebutuhan bagi para pengungsi yang telah berada di Jayapura telah terpenuhi.
"Pertamina berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban para pengungsi dan semoga kondisi di Wamena segera kondusif kembali," tutupnya.
Pertamina sebagai BUMN senantiasa menjalankan tugas sebagai agen pembangunan negara sekaligus berkontribusi bagi upaya pemulihan situasi dan mendukung kondusivitas wilayah operasional. (RO/OL-2)
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
DI tengah meningkatnya dampak perubahan iklim yang semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari, momentum Hari Bumi menjadi pengingat bahwa aksi nyata tidak lagi dapat ditunda.
Di salah satu stasiun pengumpul migas, Nadia Silvia menjalankan tugasnya sebagai operator di Stasiun Pengumpul Bambu Besar Pertamina EP Field Subang.
PT Pertamina mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan Elpiji. Hal itu dilakukan melalui sinergi bersama aparat penegak hukum.
Jaksa Penuntut Umum menuntut lima terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dengan hukuman penjara antara 6 hingga 12 tahun
Pentingnya transparansi pemerintah dalam menjelaskan alasan di balik kebijakan penyesuaian harga tersebut kepada publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved