Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Utara segera memulangkan tenaga kerja Maimeris Tumanggor ke kampung halaman. Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Sabrina dan rombongan telah tiba di Penang, Malaysia, Minggu (25/8) untuk menjemput Meimeris Tumanggor.
"Pesan Pak Gubernur, agar TKW asal Sumut atas nama Meimeris Tumanggor segera ditangani dan diupayakan segera dipulangkan agar dapat berkumpul kembali dengan keluarganya di kampung," terang Sabrina dalam keterangan resmi, Senin (26/8) pagi.
Tim pemulangan yang melibatkan Kepala Dinas Kesehatan Alwi Mujahit Hasibuan dan Kepala Biro Hukum Andy Faisal. Tim pemulangan ini juga akan membantu TKW Meimeris untuk mendapatkan hak-haknya.
Rombongan dari Pemprov Sumut ini telah bertemu dengan Persaturan Masyarakat Indonesia (Permai) Utara Malaysia untuk membahas langkah-langkah yang akan ditempuh serta melindungi hak-hak Meimeris Tumanggor sebagai TKW. Tim pemulangan juga akan membuat laporan kepolisian dan bernegosiasi dengan pihak rumah sakit untuk melepaslan Meimeris. Selain itu akan diminta juga bantuan KJRI untuk mempertemukan mereka dengan majikan Meimeris.
"Kami akan meminta pertanggung jawaban majikan, seperti gaji dan tunjangan kesehatan dan akan segera memulangkan Meimeris ke Indonesia," jelas Sekda.
Ketua Umum Permai Utara Ahmad Rofi mengapresiasi respons cepat Gubernur Edy terhadap kondisi TKW asal Sumut Meimeris Tumanggor yang sakit di Penang. Dia berharap tim kiriman Gubernur Edy mampu mempercepat proses pemulangan, sekaligus membantu Meimeris mendapatkan hak-haknya sebagai tenaga kerja. Meimeris sudah tiga tahun bekerja di Malaysia di sebuah sekolah di kawasan Bukit Martajam, Penang, dengan majikan seorang warga negara keturunan India. Perempuan itu bekerja ke Malaysia melalui jasa sebuah agen yang hingga saat ini menahan paspor dan dokumen penting lain miliknya.
baca juga: Warga Adat Cikole Keluarkan Enam Pernyataan Sikap
Namun keinginannya memperbaiki ekonomi keluarga dengan merantau ke Malaysia tidak berjalan baik. Meimeris tidak pernah diberi gaji selama tiga tahun sampai akhirnya jatuh sakit. Saat menderita sakit ia bukan diobati, tetapi malah dikirim ke KJRI. Dan sang majikan hanya berjanji gaji Meimeris baru akan dibayar ketika dia akan pulang ke Indonesia. Saat dikirim ke KJRI, Meimeris hanya diberi uang 1.300 Ringgit Malaysia.(OL-3)
Kemenperin terus meningkatkan upaya dalam mempersiapkan angkatan kerja yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global melalui program pendidikan vokasi industri
Ke depan, tantangannya bukan hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi bagaimana memastikan kualitas dan konsistensi kinerja.
Keberadaan industri tidak boleh hanya berfokus pada aspek ekonomi dan teknologi. Itu juga harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Shelter Indonesia umumkan transformasi melalui 'A New Shape of Shelter Indonesia'. Integrasikan SDM dan teknologi lewat platform Shelter+
Persoalan ketimpangan upah minimum antarwilayah masih menjadi PR di Indonesia.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved