Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN RI Joko Widodo kembali membeli satu ekor sapi untuk dikurbankan warga di Provinsi Sulawesi Tengah, pada perayaan hari raya Idul Adha mendatang.
Sapi yang telah dibayar ini, dibeli Jokowi dari salah seorang peternak sapi di Jalan Jati, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Pembelian ini dilakukan Jokowi, bukan kali pertama. Melainkan pembelian ini merupakan pembelian yang sudah kali ketiga dilakukan Jokowi.
Baca juga: 2.000 Peserta Pan Indo Hash Kunjungi Destinasi Wisata Fatuleu
“Sudah tiga tahun berturut-turut Pak Jokowi beli sapi di sini. Dimulai 2017 lalu. Dan pasti sebulan sebelum Idul Adha sudah dipesan,” aku penjaga peternakan Yudi Prianto ,39, kepada Media Indonesia, Jumat (2/8).
Menurutnya, sapi yang dibeli Jokowi seharga Rp65 juta dan bernama Khatulistiwa dengan berat 850 kg danbaru berusia 2 tahun 4 bulan. Yudi menyebutkan, sapi ini merupakan hasil persilangan antara sapi lokal Donggala dan sapi ongole (PO) super asal India.
“Makanya badannya besar seperti ini. Bisa dibilang juga sapi ini jenis Brahman yang memiliki tulang besar,” jelasnya.
Yudi mengaku, bahwa Jokowi sengaja memesan khusus sapi ini karena untuk dikurbankan warga di Sulteng.
“Tahun lalu pesan dikurbankan di Palu. Nah, untuk tahun ini katanya akan dikurbankan di Donggala,” jelasnya.
Yudi mengaku, tidak ada perawatan khusus untuk sapi ini. Namun, untuk cek kesehatan rutin dilakukan dan melibatkan dokter hewan dari Dinas Peternakan Sulteng.
“Hanyamakan yang harus dijaga. Untuk makanan kami berikan rumput gajah, daun jagung muda, dan ampas tahu,” imbuhnya.
Sementara itu, pemilik peternakan Safran ,52, menambahkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan dua ekor sapi dengan jenis yang sama untuk dikurbankan pada 2020 dan 2021.
Ia pun berharap, menjelang Idul Adha 2020 dan 2021, Jokowi kembali memesan sapi miliknya.
“Semoga saja Jokowi kembali membeli sapi kami. Karena kami target sampai 2020 dan 2021 sapi yang sudah kami siapkan ini mencapai bobot 1 ton lebih,” tandas Safran.
Baca juga: Sebagian Wilayah di Jateng Terancam Kekeringan Ekstrem
Diketahui, peternakan milik Safran telah beroperasi sejak 2010 lalu, di mana sejak tahun itu hingga saat ini sapi hasil peternakannya selalu menjadi incaran sejumlah pihak.
Selain Jokowi, Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, juga selalu memesan untuk kurban. Tidak hanya itu, sejumlah dinas seperti Dinas Peternakan dan instansi pemerintahan lainnya juga sering memesan. (OL-6)
Pemprov Jateng mengintensifkan vaksinasi hewan ternak melalui program Healing untuk mengantisipasi wabah PMK jelang Idul Adha dan menjaga stok hewan kurban.
Rijalul mengungkapkan program Flash Sale Qurban ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam berkurban.
UNTUK menjamin masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, sehat dan sesuai syariat menjelang Hari Raya Iduladha 2026.
Simak tips perencanaan keuangan kurban Idul Adha 2026 dari Dompet Dhuafa. Tersedia pilihan harga fleksibel untuk distribusi dalam dan luar negeri.
Dibandingkan tahun lalu, penjualan justru mengalami sedikit penurunan akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sempat menyerang ternak.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid meninjau Balai Ternak Lombok Tengah. Stok sapi Bali dipastikan siap memenuhi kebutuhan Iduladha 2026 dan memberdayakan mustahik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved