Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA dari 11 pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polres Cianjur, Jawa Barat, terpaksa dilumpuhkan timah panas pada bagian kakinya.
Para pelaku tergolong sadis dalam melancarkan aksi mereka karena selalu membawa senjata tajam.
"Pelaku kita amankan sebanyak 11 orang. Ada yang kami lakukan tindakan tegas terukur. Tindakan ini tidak menutup kemungkinan kami lakukan juga kepada pelaku-pelaku yang lain karena terindikasi masih ada yang berkeliaran," tegas Kapolres Cianjur AKB Soliyah didampingi Kasatreskrim AK Budi Nuryanto di sela ekspose pengungkapan kasus di halaman Taman Alun-alun Cianjur, Jalan Suroso, Jumat (15/3).
Kesebelas pelaku diamankan di tiga tempat berbeda. Di antara modus yang dilakukan mereka dengan cara mengancam korban menggunakan senjata tajam. Ada juga pelaku yang mengambil paksa kendaraan saat terparkir di tempat sepi.
"Pelaku ini mengancam korbannya dengan cara mengacung-acungkan senjata tajam. Korban yang takut kemudian meninggalkan sepeda motor mereka," ucapnya.
Polisi mengamankan sebanyak 17 unit sepeda motor dan mobil. Para pelaku dijerat ancaman pasal berbeda-beda disesuaikan dengan peran mereka.
"Ada tiga pasal yang dikenakan bagi para pelaku yakni Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun. Kemudian pasal 365 dengan ancaman hukuman 9 tahun, serta pasal 480 tentang penadahan," jelas Soliyah.
Selain itu, kata Soliyah, polisi juga mengamankan barang bukti yang dijadikan alat melakukan tindak kejahatan di antaranya 5 kunci astag, 8 buah anak kunci, senjata tajam, dan beberapa lainnya. Soliyah menyebut dalam aksinya mereka dikategorikan sadis.
"Kalau tidak sadis, mereka tidak mungkin menggunakan senjata tajam. Para pelaku kami tangkap dalam kurun 1 minggu," ujarnya.
Baca juga: Polres Cimahi Bekuk Komplotan Curanmor Bermodus Tali Sepatu
Soliyah mengatakan ekspose penungkapan kasus kejahatan sengaja digelar di ruang publik. Upaya itu sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat kinerja yang sudah dilakukan aparat penegak hukum.
"Iya, ekspose ini dilakukan di ruang publik agar masyarakat mengetahui bahwa kami sudah menangkap para pelaku pencurian kendaraan bermotor yang kerap meresahkan. Selama ini kami betul-betul melaksanakan penegakan hukum dengan maksimal," ungkapnya.
Bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, kata Soliyah, mereka bisa mengambil ke Polres Cianjur dengan membawa berbagai kelengkapan surat-surat resmi. Nanti surat-surat itu akan disesuaikan dengan kondisi fisik kendaraan.
"Silakan bisa menghubungi ke Satreskrim Polres Cianjur. Kami juga mengimbau agar masyarakat bisa jadi polisi bagi diri sendiri. Artinya, mereka harus bisa mengantisipasi terjadinya potensi-potensi kejahatan. Misalnya, jika dirasa perlu harus menggunakan kunci ganda bagi kendaraan mereka, lakukanlah," pungkasnya. (OL-3)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Seorang pria di Rawa Buaya, Cengkareng, menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan di TKP.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Sebuah studi terbaru mengungkap adanya korelasi mengejutkan antara diagnosis kanker dengan peningkatan risiko perilaku kriminal pada pasien.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved