YLKI: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Alarm Keras Reformasi Sistem

Insi Nantika Jelita
28/4/2026 14:51
YLKI: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Alarm Keras Reformasi Sistem
YLKI menegaskan kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur menjadi alarm keras untuk reformasi sistem keselamatan.(Dok. Antara)

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menegaskan bahwa insiden kecelakaan yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) merupakan peringatan serius bagi pemerintah. YLKI mendesak adanya reformasi menyeluruh pada sistem keselamatan transportasi publik guna menjamin hak dasar konsumen.

Pengurus Harian YLKI, Rio Priambodo, menyatakan bahwa evaluasi tidak boleh hanya berhenti pada aspek teknis fasilitas gerbong. Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem perlintasan dan infrastruktur secara fundamental.

Kecelakaan kereta adalah alarm keras reformasi dan mitigasi sistem keselamatan,” ujar Rio Priambodo dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia, Selasa (28/4).

YLKI menyoroti beberapa poin krusial yang harus segera dibenahi oleh operator dan pemerintah:

  • Pemisahan Jalur: Mendorong pemisahan lintasan antara kereta api jarak jauh dan kereta komuter untuk menekan risiko kecelakaan.
  • Sistem Peringatan Dini: Mempertanyakan keandalan infrastruktur dan early warning system yang gagal memitigasi insiden tersebut.
  • Investigasi KNKT: Mendesak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan penyelidikan transparan untuk memastikan apakah penyebabnya adalah faktor manusia, teknis, atau kelalaian sistem.

Terkait penanganan korban, YLKI menuntut percepatan pemberian santunan dalam Mata Uang Rupiah bagi korban luka maupun meninggal dunia tanpa proses birokrasi yang rumit. Rio menegaskan bahwa negara harus hadir untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi secara adil dan transparan.

“Pentingnya reformasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi publik di Indonesia,” tegas Rio. YLKI berharap momentum ini menjadi titik balik perbaikan layanan transportasi yang lebih aman bagi seluruh masyarakat. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya