Kemenhub Dukung KNKT Investigasi Tabrakan KRL dan KA Bromo Anggrek

Insi Nantika Jelita
28/4/2026 06:24
Kemenhub Dukung KNKT Investigasi Tabrakan KRL dan KA Bromo Anggrek
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.(Dok: Kemenhub)

PASCAtabrakan hebat antara kereta api (KA) jarak jauh dan KRL Commuter Line pada Senin (27/4) malam, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengawal penuh proses investigasi yang melibatkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kemenhub mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).

Berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 02.00 WIB, tercatat 4 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Namun, Dudy menegaskan pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. 

Kemenhub, lanjutnya, akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal seiring perkembangan di lapangan.

"Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak," kata Dudy.

Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan dua layanan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4). 

Terpisah, berdasarkan keterangan PT Kereta Api Indonesia (KAI), upaya difokuskan pada penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan dan kondisi setiap penumpang, sekaligus memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan secepat mungkin.

Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Evakuasi Korban

Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.

Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Dalam proses penanganan, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan proses evakuasi terus dilakukan secara maksimal.

“Saat ini korban meninggal dunia tercatat 4 orang dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah kami bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan terbaik. Kami terus melakukan evakuasi dan memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin,” ujarnya.

Investigasi Kecelakaan

Ia menambahkan KAI menyerahkan proses investigasi kepada KNKT untuk memastikan penyebab kejadian dapat diidentifikasi secara menyeluruh. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan," ucapnya. 

Pihaknya memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Per pukul 01.04 WIB, jalur hilir pada lintas Bekasi–Tambun telah dapat dilalui kembali untuk perjalanan kereta api.

Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan di lokasi. KAI terus mengupayakan percepatan penanganan agar perjalanan dapat kembali normal secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Seiring dengan penanganan di lokasi, KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL sesuai kondisi jalur agar layanan dapat berjalan secara bertahap.

KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang.

Pembatalan perjalanan

Selama proses evakuasi, pelanggan KA yang terdampak pembatalan diberikan kebijakan pengembalian bea tiket secara penuh dengan masa pengajuan hingga 7 hari ke depan.

Untuk pelanggan KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, KAI menyiapkan layanan lanjutan berupa bus menuju Stasiun Gambir.

Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya