Antisipasi El Nino, Pramono : Kita Gunakan Pendekatan Preventif

Mohamad Farhan Zhuhri
16/4/2026 16:11
Antisipasi El Nino, Pramono : Kita Gunakan Pendekatan Preventif
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(MGN)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung sejak pertengahan April hingga September 2026.

Ancaman musim kemarau panjang dinilai berpotensi menekan ketersediaan pangan dan memicu peningkatan kasus gangguan kesehatan di ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin bersikap reaktif menghadapi situasi tersebut.

“Kalau sesuai prediksi BMKG, mulai pertengahan April sampai September kita akan masuk kemarau panjang. Yang paling jadi isu utama ada dua, pertama ketersediaan pangan, kedua masalah kesehatan,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/4).

Ia menjelaskan, sektor pangan menjadi perhatian serius lantaran musim kering berpotensi mengganggu produksi dan distribusi bahan pokok. Kondisi ini dikhawatirkan memicu kelangkaan hingga kenaikan harga di tingkat konsumen.

Di sisi kesehatan juga tidak kalah krusial. Pramono menyoroti potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) seiring memburuknya kualitas udara selama musim kemarau.

“Terutama yang berkaitan dengan ISPA dan sebagainya. Ini harus diantisipasi dari sekarang,” tegasnya.

Pemprov DKI, lanjut Pramono, telah menggelar rapat khusus lintas perangkat daerah untuk memetakan risiko sekaligus merumuskan langkah mitigasi menghadapi El Nino. Fokusnya adalah memperkuat upaya pencegahan sebelum dampak meluas di lapangan.

Menurut dia, pendekatan preventif menjadi kunci agar Jakarta tidak kelabakan saat dampak mulai terasa. Mulai dari menjaga stabilitas pasokan pangan hingga menyiapkan sistem respons kesehatan masyarakat.

“Antisipasi untuk menghadapi El Nino, bagi Pemprov DKI Jakarta tindakan preventif jauh lebih baik daripada kita menghadapi kejadian di lapangan,” tandasnya. (Far/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya