Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM business matching Inabuyer B2B2G Expo 2026 kembali digelar pada 5-7 Mei 2026 di Gedung SMESCO, Jakarta, dengan target potensi transaksi mencapai Rp2,1 triliun.
Ajang yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli dari sektor pemerintah, BUMN-BUMD, hingga swasta ini diarahkan untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok nasional.
Ketua Umum Hippindo Budiharjo Iduansjah mengatakan, penyelenggaraan tahun ini difokuskan pada keterlibatan langsung UMKM dalam program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Perumahan Rakyat, hingga Sekolah Rakyat.
“Target potensi transaksi Rp2,1 triliun. Kita diskusi kira-kira naik 5 sampai 10 persen dari tahun lalu,” ujar Budiharjo di Jakarta Selatan, Rabu (15/4).
Ia menilai, keberadaan program prioritas pemerintah menjadi faktor kunci yang dapat mendongkrak capaian transaksi. Sebab, kebutuhan pengadaan dalam program-program tersebut dinilai sudah memiliki alokasi anggaran yang jelas.
“Kalau lihat program prioritas pemerintah seperti perumahan rakyat, MBG, sekolah rakyat, itu kan ada uangnya, sudah pasti ada PO-nya. Tinggal dicari lewat Inaproc. Mau beli ayam, pasir, semua ada di situ,” katanya.
Budiharjo menambahkan, sektor yang berkaitan langsung dengan program tersebut diproyeksikan mengalami lonjakan permintaan. UMKM diharapkan mampu menangkap peluang dengan menawarkan produk dan jasa yang relevan.
“Yang terutama makanan, lalu bahan bangunan seperti kayu, pasir, dan lainnya yang mendukung pembangunan sekolah rakyat dan perumahan rakyat,” ucapnya.
Selain business matching, Inabuyer 2026 juga akan menghadirkan pameran produk, diskusi panel, hingga penandatanganan kontrak kerja sama antara pelaku usaha dan buyer lintas sektor.
Capaian tahun sebelumnya menjadi pijakan optimisme. Pada 2025, Inabuyer mencatat potensi kerja sama sebesar Rp1,58 triliun dengan realisasi transaksi menembus Rp2,5 triliun. Hasil tersebut mendorong penyelenggaraan tahun ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan pasar.
Sementara, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza menegaskan, pemerintah terus memperkuat penggunaan produk dalam negeri melalui berbagai instrumen kebijakan.
“Melalui kebijakan Kampanye Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), optimalisasi TKDN, serta pembatasan produk impor, termasuk melalui Inabuyer B2B2G Expo 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Deputi LKPP Aris Supriyanta menilai belanja pemerintah menjadi instrumen strategis dalam membuka akses pasar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
“Melalui Inabuyer B2B2G Expo 2026, kami melihat peluang besar untuk mempertemukan kebutuhan pengadaan dengan kapasitas UMKM yang terus berkembang, sekaligus memperkuat ekosistem yang lebih inklusif, transparan, dan berpihak pada produk dalam negeri,” pungkasnya. (Far)
Pada Trade Expo Indonesia 2025, UMKM Bontang berhasil mencatatkan 20 kontrak dagang dan 1 nota kesepahaman (MoU) dengan buyer internasional.
Banyak di antara peserta merupakan generasi kedua pelaku usaha yang kini menghadapi berbagai tantangan baru.
Program ini juga memberikan pelatihan menyeluruh, mulai dari administrasi bank sampah, sistem pencatatan tabungan, hingga keterampilan daur ulang sampah.
TRANSFORMASI digital UMKM kian bergerak ke arah model “website-first”.
Kesenjangan pendanaan UMKM di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp2.400 triliun. Amartha hadirkan solusi pembiayaan inklusif untuk tingkatkan pendapatan pelaku usaha.
Adhitya mengatakan sebagai wujud konkret semangat gotong-royong, MitMe Fest 2026 mendapat dukungan penuh dari mitra strategis lintas sektor.
Wamen Helvi juga mengingatkan pentingnya peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional, dengan kontribusi sebesar 60,5 persen terhadap PDB dan serapan tenaga kerja hingga 96,9 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved