Tulang Punggung Perekonomian Daerah, Sektor UMKM Harus Diperkuat

Rahmatul Fajri
14/4/2026 20:29
Tulang Punggung Perekonomian Daerah, Sektor UMKM Harus Diperkuat
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui percepatan legalitas usaha dan integrasi ekosistem digital guna meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun ekspor.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan kunci utama dalam menciptakan lapangan kerja baru dan menjaga kemandirian ekonomi masyarakat.

“UMKM adalah usaha mandiri kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah di Tangerang Selatan. Oleh karena itu, pemerintah kota akan terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku UMKM,” ujar Benyamin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).

Salah satu instrumen strategis yang diandalkan Pemkot Tangsel adalah platform Tangsel ONE. Melalui layanan digital ini, para pelaku usaha mendapatkan kemudahan dalam mengurus perizinan berusaha secara mandiri (OSS). Legalitas tersebut menjadi prasyarat mutlak bagi produk UMKM untuk masuk ke jaringan ritel modern hingga menembus pasar internasional.

Selain kemudahan izin, Benyamin mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan data tren pasar digital yang tersedia dalam sistem tersebut untuk melakukan inovasi produk.

"Kami terus melakukan berbagai pendekatan, mulai dari pelatihan, pendampingan usaha, hingga fasilitasi pemasaran berbasis digital agar produk UMKM Tangsel mampu bersaing," tambahnya.

Untuk mendukung penguatan struktur modal, Pemkot Tangsel telah menjalin kemitraan dengan perbankan daerah untuk menyediakan skema kredit bunga rendah. Langkah ini diharapkan mampu memutus ketergantungan pelaku usaha kecil pada pinjaman ilegal.

Di sisi lain, Dinas Koperasi dan UMKM Tangerang Selatan secara rutin melakukan kurasi produk guna memastikan standarisasi kualitas. Fokus utama diarahkan pada perbaikan pengemasan, pemenuhan sertifikasi halal, hingga izin edar dari Badan POM. Standarisasi ini dinilai krusial mengingat jumlah pelaku UMKM di Tangsel kini mencapai puluhan ribu orang.

Dukungan infrastruktur fisik juga diperkuat dengan penyediaan gerai produk lokal di titik-titik strategis, termasuk pusat perbelanjaan dan area publik. Benyamin menekankan bahwa strategi pemasaran kini tidak lagi hanya bergantung pada bazar temporer, melainkan diarahkan pada penyediaan ruang showcase permanen guna membangun kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal.

“Pemkot Tangsel optimistis bahwa dengan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, UMKM akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya