Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan tidak ada penutupan jalan saat berlangsung aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Jakarta yang dilaksanakan pada Kamis (1/5). Namun, polisi menyebut akan ada rekayasa lalu lintas di sejumlah titik.
"Penutupan lalu lintas tidak dilakukan oleh karena itu kami menginformasikan bahwa akan terjadi mobilisasi massa yang cukup besar, kita akan melakukan rekayasa lalu lintas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin seperti dikutip Antara, Selasa (29/4).
Komarudin menjelaskan ada beberapa titik yang akan terjadi kepadatan di sejumlah ruas jalan menuju Jakarta. Seperti peserta aksi dari Tangerang yang akan datang ke Monas menggunakan kendaraan roda empat dan bus akan menggunakan Tol Kebon Jeruk.
"Kemudian 'underpass' masuk Tomang-Harmoni kemudian ke Lapangan Banteng hingga masuk ke Monas," katanya.
Kemudian, peserta aksi dari arah Bekasi dan juga Jawa Barat akan menggunakan akses Jalan Tol Cawang yang mengarah ke Cempaka Putih.
"Lalu diarahkan langsung ke arah Tugu Tani dan masuk melalui depan Kedubes AS termasuk juga yang untuk roda dua akan menggunakan jalur Kalimalang sampai Cempaka Putih," kata Komarudin.
Termasuk kemungkinan ada kepadatan di ruas Jalan Sudirman-Tamrin, jalan utama yang nanti akan digunakan untuk mengurai ataupun mobilisasi pergerakan dari buruh untuk menuju dan kembali dari Monas.
Dia menjelaskan semua kendaraan akan diarahkan ke dua lokasi parkir, yaitu area parkir JiExpo Kemayoran atau ruas Jalan Benyamin Sueb. "Juga kantong parkir yang ada di parkir Timur Senayan ataupun GBK," kata Komarudin.
Komarudin mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk bisa menghindari ruas-ruas jalan tersebut. (Ant/P-4)
Menjelang peringatan Hari Buruh pada 1 Mei, pemerintah menegaskan posisinya yang berpihak pada pekerja.
Serikat Pekerja Dorong Perubahan Menyeluruh Sistem Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Buruh
KSPI bersama Partai Buruh mengumumkan hasil pertemuan mereka dengan Presiden Prabowo Subianto terkait peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Endar Priantoro, memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengedepankan pendekatan persuasif peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei nanti.
Menjelang Hari Buruh, laporan Indonesia Health Insights Q2 2026 mengungkap telekonsultasi mampu tangani 95 persen kasus medis dan tekan biaya kesehatan hingga 15 persen.
Peringatan Hari Buruh Internasional dinilai masih terjebak dalam rutinitas seremonial dan pendekatan populis, tanpa menyentuh akar persoalan ketenagakerjaan di Indonesia.
Peringatan May Day didorong menjadi ajang refleksi kedewasaan kolektif antara buruh dan pengusaha guna membangun keseimbangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Linda menyatakan, ada tiga pilar keberpihakan yang terkandung dalam UU baru ini. Yang pertama, yaitu Legalitas Eksistensi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved