Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT KAI Daerah Operasional 1 Jakarta menanggapi kejadian warga yang tertemper kereta api di jalur hilir Jatinegara - PasarSenen KM 10+8. Seorang pelajar SMP tewas usai membuat konten video di rel kereta bersama temannya.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyayangkan warga yang sengaja berada di area terlarang untuk melakukan kegiatan apapun.
"Sesuai uu 23 th 2007 tentang perkeretaapian selain petugas yang tidak berkepentingan dilarang berada ditempat tersebut," jelasnya melalui keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia, Senin (5/2).
Baca juga : Evakuasi KA Anjlok Usai, Jalur Bisa Dilewati dengan Kecepatan Terbatas
Ixfan juga mengatakan dalam pasal 181 di ayat 1 juga menjelaskan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur KA (RUMAJA) dan menggunakan jalur KA untuk kepentingan lain selain untuk angkutan KA.
"Maka kami PT KAI Daop 1 Jakarta sangat menyesalkan adanya warga yang berada di jalur KA tersebut karena membahayakan bagi perjalanan KA dan dirinya sendiri," paparnya.
"Kami menghimbau kepada seluruh warga untuk tidak melakukan aktivitas apapun di jalur KA, demi keamanan perjalanan KA dan diri sendiri," pungkas Ixfan.
Baca juga : 32 Korban Terluka Akibat Anjloknya KA Argo Semeru, Sebagian Rangkaian KA Berhasil Dievakuasi
Peristiwa itu terekam video amatir rekaman teman korban sendiri. Awalnya, teman korban merekam kedatangan KRL.
Tak lama setelah itu, rekaman video beralih ke arah berlawanan. Saat itulah temannya merekam korban berbaju warna kuning tengah berdiri di atas rel dan sudah ada KRL di dekatnya.Teman korban berhasil menyelamatkan diri.
Korban pun tergeletak di pinggiran rel kereta. Diketahui korban meninggal dunia akibat insiden itu.
Baca juga : Kereta Api Tabrak Mobil di Tebing Tinggi, 2 Orang Luka Berat
Kapolsek Matraman Kompol Suprasetyo mengatakan korban meninggal dunia tertabrak KRL saat sedang bikin konten di lokasi tersebut.
"Mereka buat konten, membuat konten perkeretaapian. Korban meninggal remaja pelajar SMP," kata Kapolsek Matraman Kompol Suprasetyo saat dihubungi, Minggu (4/2). (Z-8)
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan melakukan pembenahan sekitar 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa.
Dengan demikian, sampai dengan periode tersebut masih menyisakan sekitar 12 lokasi perlintasan yang belum ditutup dari target 40 lokasi perlintasan liar yang akan ditutup pada 2025.
Pernyataan ini menjadi tanggapan PT KAI Daop 1 Jakarta atas kejadian tertabraknya pengguna jalan oleh kereta rel listrik (KRL) di perlintasan sebidang di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Keputusan ini menyusul kejadian pada Sabtu (15/2) sekitar pukul 13.00 WIB, saat armada bus listrik Transjakarta milik operator Bianglala Metropolitan
Transjakarta akan menempatkan petugas di seluruh perlintasan kereta api (KA). Itu dilakukan guna membantu pengaturan lalu lintas bus Transjakarta di jalur perlintasan KA.
Psikolog Ratih Ibrahim memperingatkan risiko PTSD pada korban kecelakaan kereta api. Simak gejala, faktor risiko, dan pentingnya penanganan dini di sini.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, pada 2026 tercatat 40 kecelakaan di perlintasan sebidang.
Psikolog Ratih Ibrahim menjelaskan pentingnya resiliensi dan dukungan keluarga bagi korban kecelakaan kereta api untuk pulih dari trauma psikologis.
Proses refund atau pengembalian bea dapat dilakukan di loket online stasiun yang memungkinkan maupun melalui Contact Center 121 lewat telepon 021-121, serta melalui aplikasi Access by KAI.
Cerita mencekam korban selamat tabrakan KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur. Sebanyak 5 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat benturan hebat.
Insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek. Penumpang luka-luka, evakuasi masih berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved