Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pimpinan Bank DKI cabang Permata Hijau maupun cabang pembantu Muara Angke yang masing-masing berinisial JP dan MT, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus dugaan korupsi kredit macet. Kejari Jakpus juga menetapkan Direktur Utama PT Broadbiz Asia berinisial RI sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kepala Kejari Jakpus Bima Suprayoga dalam keterangannya menyebut bahwa pemberian fasilitas kredit oleh Bank DKI cabang Permata Hijau dan cabang pembantu Muara Angke terhadap PT Broadbiz sebagai debitur terkait kredit kepemilikan apartemen (KPA) tunai bertahap. Dari hasil penyidikan, pihak Kejaksaan menemukan penyimpangan dalam proses pemberian KPA tersebut.
"Yaitu antara lain adanya pemalsuan data terhadap debitur yang pada kenyataannya, debitur tidak pernah mengajukan kredit ke Bank DKI," ujar Bima, Rabu (17/11).
Baca juga: MA Kembalikan Vonis Joko Tjandra Menjadi 4,5 Tahun Penjara
Selain itu, pengucuran fasilitas KPA oleh Bank DKI tersebut juga tidak dilengkapi jaminan. Hal ini mengakibatkan KPA tunai bertahap menjadi macet, sementara pihak Bank DKI tidak mempunyai agunan untuk pemulihan atas KPA yang macet itu. Rasuah tersebut terjadi dalam kurun waktu 2011 sampai 2017
"Atas perbuatann tiga tersangka tersebut terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp39.151.059.341," ungkap Bima.
Penetapan status tersangka terhadap ketiganya dilakukan pada Selasa (16/11). Untuk kepentingan penyidikan, seluruh tersangka ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, selama 20 hari sampai 5 Desember 2021. Kejari Jakpus menjerat para tersangka dengan sangkaan primair Pasal 2 Ayat (1) subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (OL-4)
Persidangan dugaan korupsi kredit PT Bank DKI di Pengadilan Tipikor Semarang mengungkap sejumlah fakta yang menyoroti proses internal pemberian kredit kepada Sritex senilai Rp150 miliar.
Dalam persidangan perkara PT Sritex di Semarang, Jawa Tengah, Jumat 11 April 2026, mantan pejabat Bank DKI Babay Farid Wazdi memaparkan sejumlah fakta terkait proses penyaluran kredit.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengizinkan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membangun gedung tinggi di lahan milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Pramono menegaskan, pihaknya akan mengikuti dan tidak keberatan dengan hal itu. Justru dalam hal ini, Pramono akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada.
Per Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta tercatat sebesar Rp421,18 miliar, tumbuh sebesar 24,42% (yoy) dari sebelumnya sebesar Rp338,53 miliar.
Ukuran keberhasilan tidak semata dilihat dari jumlah situs yang diblokir, melainkan dari transformasi menyeluruh terhadap ekosistem digital nasional.
Kebijakan tersebut juga bisa menimbulkan risiko yang cukup besar apabila bank dipaksa memberikan kredit namun permintaan pinjaman sangat rendah.
Dalam skema burden sharing, biaya bunga atas penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) akan ditanggung bersama antara BI dengan Kemenkeu.
Ia mencontohkan, jika Koperasi Desa Merah Putih berperan sebagai penyalur pupuk untuk memutus mata rantai distribusi, mereka dapat meminjam modal kerja dari bank.
Ditemukan dugaan serangkaian perbuatan melawan hukum dalam pemberian persetujuan kredit kepada PT HB senilai Rp 235,8 miliar oleh PT BPD Kaltim-Kaltara.
Diketahui, PT Sritex dinyatakan pailit pada bulan Oktober 2024 dan resmi menghentikan operasional per 1 Maret 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved