Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 70 ekor ular berbagai jenis ditangkap selama banjir merendam wilayah Kota Bekasi. Diduga, ular-ular tersebut keluar lantaran habitat ular terendam banjir.
Pelaksana Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Eko Uban, mengatakan, puluhan ekor ular tersebut terdiri dari beragam jenis mulai dari sanca, kobra, pipa, weling, welang dan ular kadut. Diduga, ular itu keluar disebabkan habitatnya terendam banjir.
“Ular yang telah dievakuasi mulai dari anak sampai dengan induknya. Evakuasi itu juga berdasarkan laporan warga yang resah dengan munculnya ular di lingkungan,” ungkap Eko, Selasa (14/1).
Menurut Eko, paling banyak jenis ular yang evakuasi adalah kobra. Bahkan, reptil pemilik bisa beracun tersebut pun ada yang sampai masuk ke rumah warga.
“Ada 40 ular jenis itu, baik anak maupun induknya,” kata Eko.
Selain ular jenis kobra, kata Eko, ular Sanca juga didapat di beberapa titik saat banjir kemarin. Berbeda dengan kobra, ular sanca jauh lebih besar dan panjang. Meski tidak berbisa, lilitannya cukup mematikan.
“Untuk ular Sanca itu ada 10 baik yang ukuran besar atau yang kecilnya. Selain itu Sisanya uler pipa, kadut, weling, welang,” ujar Eko.
Eko mengatakan, selama proses evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi juga bekerjasama dengan komunitas reptil yang ada di wilayahnya. Selanjutnya, ular-ular tersebut akan diserahkan pada para pecinta reptil.
“Kalau kita sendiri untuk evakuasi kewalahan, karena memang kemarin pada keluar dari sarangnya karena banjir. Saat ini ular-ularnya termasuk juga buaya muara yang kami evakuasi sudah bersama para pencinta reptil,” tandas dia. (Gan/OL-09)
BENCANA banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat (Sumbar) menelan korban jiwa. Dua orang warga dilaporkan hanyut terseret arus deras.
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved