Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Bogor, Ade Yasin akan menggaet para investor dari Korea Selatan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah. Hal itu menjadi alasan Ade Yasin akan melawat ke Korea Selatan bersama rombongan berjumlah 12 orang selama tujuh hari.
Menurutnya, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bogor yang saat ini sebesar Rp7,6 triliun tidak mencukupi untuk pembangunan. Saat ini jumlah penduduk Kabupaten Bogor sebanyak 5,8 juta jiwa.
"Anggaran pemerintah, APBD Rp7,6 triliun, tidak akan pernah cukup untuk kegiatan bupati membangun. Sesuai arahan, kita mencari kreatifitas, cari pendanaan dengan kerja sama. Salah satunya kerja sama dengan negara luar dan sekarang kita menjajaki dengan Korea," kata Ade Yasin, Jumat (20/9).
Dia menjelaskan, saat ini Korea, sebagai salah satu negara yang banyak berinvestasi di bidang industri. Kabupaten Bogor akan menggaet perusahaan atau investor Korea untuk berinvestasi di bidang pariwisata.
"Kita pernah ada event mengundang seluruh industri dari Korea untuk berinvestasi di sini. Mereka mengapresiasi potensi kita. Jadi banyak yang belum ditindaklanjuti dari pertemuan itu. Kini saatnya," ujarnya.
Adapun salah satu kerja sama yang sudah dan sedang dijajaki dengan Korea melalui Korindo (Korea-Indonesia grup) adalah pembuatan hutan kota di lahan 3 hektare. Hutan kota dengan tanaman ekalistus itu akan dimulai November ini.
Kepala Badan Promosi Parawisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bogor Zainal Syafrudin menambahkan selain dari Pemkab Bogor, hadir pula 57 orang yang ikut rombongan Bupati. Seluruhnya adalah manajer-manajer hotel, pemilik agen travel, pemilik hotel dan biro travel.
Menurutnya, 57 orang yang diajaknya itu merupakan pengusaha yang bergerak di usaha maupun industri kecil menengah, travel dan perhotelan di Kabupaten Bogor, dan KONI.
"57 delegasi itu dari manager-manager hotel dan owner, pemilik agen dan travel, pemilik destinasi wisata. Kami juga membawa dari KONI terkait sport tourism dan pelaku usaha lainnya,"ungkap Zaenal.
Adapun keikutsertaan KONI ke Korea, untuk bekerja sama dengan persatuan olahraga di Busan khusunya di bidang golf dan taekwondo.
Zaenal menambahkan rombongan besar itu berangkat dengan biaya sendiri.
"Kita ingin menarik Kabupaten Bogor sebagai pusat pelatihan dari Korea. Atlet golf dan taekwondo di sana sangat sulit mendapatkan tempat pelatihan. Di sana atlet harus bayar sewa tempat selama latihan rata-rata tiga bulan. Di Bogor banyak potensi. Kita akan ambil peluang itu," terangnya.
baca juga: Sambut Formula E, Anies Konvoi Mobil Listrik di Monas
Sektor lain yang akan coba dijajaki adalah kesenian tradisional dari Bogor. Nantinya kesenian dari Korea Selatan bisa ditampilkan di Kabupaten Bogor dan sebaliknya. atau targetnya, bukan hanya tampil tapi setiap event besar di Korea bisa ditampilkan dari Bogor. Seperti yang sudah dilakukan di Thailand. (OL-3)
Program Mudik ke Jakarta yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat respons positif dan dinilai memberi dampak nyata bagi para mitra selama periode Lebaran 2026
KBRI Warsawa sukses gelar FamTrip 2026 untuk tour operator Polandia guna promosikan destinasi Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta sebagai pasar potensial Eropa.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
PT Pelangi Hotel Internasional (PHI Group) memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Grand Honors 2026.
Dewan Pakar Pariwisata Taufan Rahmadi menekankan pentingnya destinasi alternatif di Labuan Bajo untuk cegah overtourism dan menjaga ekosistem Komodo.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved