Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA pelaku persekusi di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Bekasi Kota, Kamis 22 Agustus 2019. Mereka merupakan sejumlah anak perempuan di bawah umur berinisial DL, PT, dan AY.
Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana, mengatakan, peristiwa persekusi terjadi di salah satu taman di Bekasi, Jawa Barat.
"Jadi korban atas nama GL ini, dia datang ke taman tersebut, kemudian sudah ditunggu oleh para pelaku DL beserta teman-temannya yang terdiri atas tiga orang. Kemudian setelah si korban ini datang ke taman tersebut langsung dipersekusi langsung dianiaya,” kata Eka di Bekasi.
Dia mejelaskan, motif dari tindakan tersebut yakni karena berebut pacar. Yang bermula ketika pacar dari tersangka DL kedapatan menghubungi korban GL.
"Pacarnya si DL ini sempat ketahuan chatting-chating-an dengan korban. Karena ada chating-an kemudian marah. DL kemudian ngajak PT sama AY untuk sama-sama melakukan persekusi terhadap diri GL," ujarnya.
Baca juga: Siswi Korban Penganiayaan Kakak Kelas dan Alumni Alami Trauma
Hingga saat ini, kata dia, korban masih belum mau masuk sekolah karena masih mengalami trauma terhadap perlakuan para tersangka yang merupakan seniornya.
"Jadi dari tiga orang ini ada yang menjambak, ada yang menampar, ada yang menendang, juga ada yang menampar pakai sandal. Jadi tiga orang ini yang langsung melakukan kekerasan terhadap diri si GL,” kata Eka.
"Untuk ketiga orang tersangka ini kita jerat dengan pasal 80 Undang-Undang nomor 2003 Tahun 2002 tentang Kekerasan Terhadap Anak, ancaman hukuman lima tahun," sambungnya.
Sebelumnya, G, 16, siswi di Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga dipersekusi oleh senior dan alumni sekolahnya pada Rabu (14/8). G diduga dipersekusi karena asmara.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto mengaku tengah mendalami dugaan persekusi terhadap G. Penyidik telah meminta keterangan korban.
"Setelah itu kita akan mendiskusikan atau gelar pekara kecil, apakah ini masuk dalam kategori pidana, pidana umum atau pidana anak," kata Indarto, Kamis (22/8). (Medcom/OL-1)
EMBARKASI Haji Bekasi memastikan telah siap 100 persen menyambut kedatangan ribuan jemaah haji 2026 asal Provinsi Jawa Barat (Jabar(
MENYAMBUT bulan April dengan semangat baru, ibis Bandung Pasteur menghadirkan promo spesial bertajuk “April Deals – Wargi Jabar”, yang ditujukan khusus bagi masyarakat Jawa Barat
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau biasa disapa KDM mengatakan jajarannya sudah menerapkan work from home atau WFH
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved