Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sedang nongkrong di daerah Perumahan Kosambi Baru, Blok B1 RT 10/10 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, dibubarkan petugas karena diduga hendak tawuran.
"Jadi, awalnya ada informasi dari warga sekitar pukul 17.00 WIB, bahwa ada segerombolan pelajar di pinggir kali dekat Perumahan Kosambi Baru, seperti hendak tawuran,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Cengkareng, Bripka Achmad Haris, saat dimintai konfirmasi, Jumat (26/7).
Haris mengatakan, dirinya bersama Babinsa Serda Slamet yang sedang patroli kemudian mendatangi para remaja tersebut. Namun, remaja yang berseragam abu-abu itu langsung memilih melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Asumsi kami diduga mereka hendak tawuran dengan sekolah lain," terangnya.
Baca juga: Ambulans Digunakan Tawuran untuk Membawa Senjata Tajam
Karena, lanjut Haris, segerombolan pelajar tersebut melarikan diri saat petugas mendatangi lokasi itu.
"Namun ketika dilakukan pengejaran ada salah satu pelajar membuang dua sajam (senjata tajam) jenis samurai dan parang," ujarnya.
Haris mengamankan senjata tajam jenis parang dan samurai yang diduga hendak digunakan untuk tawuran.
"Adapun senjata tajam itu telah diamankan dan disita sebagai barang bukti,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk bekerja sama dalam memberikan pengawasan kepada anak agar tidak terlibat tawuran pelajar.
"Terutama pada jam pulang sekolah, harus senantiasa dicek keberadaan mereka," imbuhnya. (OL-1)
Pelajar SMA/SMK Indonesia menyulap ampas kopi dan cangkang telur jadi produk bisnis berkelanjutan melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Pesawaran memberikan layanan kesehatan gratis, sekaligus edukasi bahaya merokok bagi para pelajar di SMP Negeri 27 Pesawaran, Lampung.
Peran pendidikan menjadi krusial dalam membekali pelajar dengan perspektif global serta kemampuan kolaborasi lintas budaya.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Melalui program itu, pelajar tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga dikenalkan langsung pada proses kenegaraan.
Sejumlah pelajar SD Kanisius Kenalan mengikuti prosesi jalan salib di kawasan Pegunungan Menoreh, Desa Kenalan, Borobudur, Magelang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved