Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga Kota Bekasi, Achmad Sugandi, 55, ditipu ratusan juta oleh oknum penjual barang elektronik. Saat ini, terduga pelaku bernama Suwandi alias Onyon, telah melarikan diri bersama kawanannya.
Robi, 31, anak korban, mengatakan, kasus penipuan tersebut terjadi tiga bulan lalu. Korban telah kehilangan uangnya hingga Rp100 juta. Uang tersebut digunakan korban untuk membeli barang elektronik pada pelaku, tetapi hingga kini barang yang dijanjikan tak kunjung datang.
"Hubungan mereka dari bisnis, namun barang yang dipesan pada Onyon sampai sekarang usahanya tidak jelas, padahal uangnya sudah diberikan," kata Robi pada Kamis (13/6).
Robi mengatakan, ayahnya dengan Onyon berkenalan secara tidak sengaja lewat rekannya. Sekitar Februari 2019 lalu, mereka bertemu Onyon di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Kepada Sugandi, Onyon mengaku memiliki banyak kenalan di perusahaan elektronik di kawasan industri daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi.
"Dari pertemuan itu Ayah saya lalu menjalin bisnis dengan pelaku. Onyon menyanggupi permintaan ayah saya, ia memesan komponen televisi," jelas Robi.
Tak lama, kata dia, Onyon mengenalkan temannya bernama Purwanto dan Edy kepada korban. Dua sosok ini dianggap yang memiliki akses untuk memasok komponen barang elektronik dari perusahaannya ke usaha milik korban.
"Omongan pelaku manis banget, ayah saya percaya dan mentransfer uangnya Rp75 juta ke rekening Onyon atas nama Suwandi," katanya.
Bahkan, kata dia, korban kembali mengirim uang kepada Edy sebesar Rp30 juta untuk mempercepat proses pengiriman barang. Uang itu, sekaligus bentuk pembelian komponen elektronik yang dilakukan korban kepada mereka.
Baca juga: Jelang Sidang MK, Penutupan Jalan Mulai Malam Ini
"Ayah saya tergiur dengan tawaran pelaku, karena barang yang didatangkan itu asli dari pabrik dan dihargai murah," ungkapnya.
Setelah ditunggu hingga dua bulan, barang yang dipesan korban belum juga datang. Bahkan, Onyon malah kembali menggertak Sugandi bahwa dia memiliki kerabat yang bekerja di lembaga penegak hukum.
"Ayah saya ditakut-takuti pelaku, dia mengaku memiliki bekingan (perlindungan) dari kerabatnya di lembaga hukum," kata dia.
Pada H-1 Lebaran atau Selasa (4/6) lalu, Edy menghubungi Sugandi bahwa pesanannya akan tiba di rumahnya. Namun, Edy beralasan butuh uang tambahan sebesar Rp6 juta untuk mempercepat pengiriman sekaligus melunasi sisa kekurangan uang pembelian.
"Paketnya memang tiba di rumah, tapi barangnya nggak jelas. Isinya pipa bekas, air mineral gelas, dan pokoknya barang rongsokan," jelas dia.
Atas kejadian ini, Robi berencana akan mendampingi orangtuanya melapor ke polisi. Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan diadili.
Kasubag Humas Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari, mengatakan, pihaknya berharap agar korban melapor ke polisi. Sehingga kasus penipuan yang dialami bisa diselidiki.
"Sebaiknya lapor, karena kalau memang demikian (menipu) terlapor akan kami tangkap. Namun tentunya lewat proses rangkaian pemeriksaan saksi, pelapor, terlapor dan barang bukti," tandas dia. (OL-1)
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved