Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota Bekasi menganggarkan sekitar Rp60 miliar untuk menyubsidi anggaran pendidikan siswa tingkat SMA dan SMK di wilayahnya. Namun, hingga kini anggaran itu belum bisa digunakan lantaran terkendala payung hukum. "Kami sudah sediakan sekitar Rp60 miliar agar pendidikan untuk tingkat SMA/SMK di Kota Bekasi bisa gratis," ungkap Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, kemarin.
Menurut Rahmat, sejak pengurusan SMA dan SMK diambil alih Provinsi Jawa Barat, biaya pendidikan siswa tingkat itu semakin tinggi. Padahal, sebelumnya gratis.
"Nanti dari Jawa Barat berapa? Sekarang kan ada SMA reguler bayar Rp300 ribu, dari pusat sudah dapat subsidi Rp100 ribu, berarti sudah tinggal Rp200 ribu lagi. Nanti bisa saja Pak Gubernur Rp100 ribu dan Pemkot Bekasi Rp100 ribu sehingga pendidikan gratis," jelas Rahmat.
Meski sudah dianggarkan, hingga April 2019 dana tersebut belum bisa digunakan. Itu karena belum ada landasan hukum yang melindungi penggunaan dana tersebut. "Kita masih terus berkoordinasi dengan Pak Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil), semoga secepatnya," kata dia.
Sebelumnya diketahui, sesuai amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengatur pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, wewenang kepengurusan sekolah SMA dan SMK negeri di kabupaten/kota diserahkan kepada pemerintah provinsi. Namun, sejak dipegang Pemprov Jabar, beban pendidikan orangtua siswa semakin besar.
Baca Juga: Mulai Hari Ini, Lalu Lintas di Pasar Minggu Dialihkan
Awalnya, siswa yang duduk di jenjang SMA dan SMK negeri di Kota Bekasi tidak pernah dipungut biaya. Namun, sejak 2017 pihak sekolah melalui kesepakatan komite sekolah mulai mematok biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) mulai Rp150 ribu hingga Rp250 ribu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, meminta agar orangtua murid SMA/SMK sederajat untuk bersabar. Pihaknya tak bisa berbuat banyak lantaran kewenangan tanggung jawab sekolah berada di bawah Provinsi Jawa Barat.
"Ya, saya berharap orangtua siswa bisa memahami kondisi yang ada sekarang. Semoga upaya pemkot membantu operasional sekolah tahun ini bisa berjalan," kata Inay.
Meski demikian, Inay mengatakan komunikasi antara Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar terus terjalin agar para siswa segera mendapatkan manfaat dari dana yang telah dianggarkan sejak jauh hari. "Semoga cepat ada solusi," tandas dia.
Saat ini bantuan yang sudah diterima manfaatnya oleh siswa ialah bus sekolah. Tahun ini, Pemkot Bekasi menambah enam unit bus transportasi pelajar di wilayahnya untuk menyasar sejumlah trayek menuju sekolah.
"Sejak peluncuran perdana bus sekolah pekan lalu, jumlahnya baru satu unit bantuan dari Kementerian Perhubungan. Ke depan akan kita tambah enam unit," kata Rahmat. (Gan/Ant/J-2)
Tanah yang merupakan milik Perum Jasa Tirta (PJT) II itu dibersihkan dari bangunan permanen dan semipermanen guna mengakselerasi proyek pembangunan infrastruktur jalan dan drainase
Transformasi Bekasi dari rawa menjadi kawasan modern. Cerita warga, sejarawan, dan pengamat kota menggambarkan perubahan wajah Bekasi yang terus berkembang.
Kegiatan ini diintegrasikan dengan program lokal bertajuk Sepekan Mengejar Imunisasi (Penari).
Kebakaran hebat melanda SPBE Cimuning Bekasi, Rabu (1/4) malam. Sebanyak 12 orang luka-luka, belasan kendaraan hangus, dan puluhan bangunan terdampak ledakan gas.
Ledakan keras mengguncang Cimuning, Bekasi. Diduga berasal dari SPBE, api masih berkobar dan terdengar ledakan susulan. Warga panik, ambulans berdatangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Melalui media ini saya sampaikan teguran pada istri Wali Kota Bekasi untuk mengubah sikapnya karena dipilih oleh masyarakat untuk melayani," kata Dedy.
Mbak Ita dan Alwin datang terpisah. Hevearita tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.25 WIB, sementara itu, Alwin pukul 09.32 WIB.
Setelah dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdi menghilang.
KEMENTERIAN Dalam Negeri memfasilitasi mediasi meredam perseteruan antara Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum dan HAM) Yasonna Laoly dan Wali Kota Tangerang Arief R
Perseteruan seharusnya tidak membuat Pemkot Tangerang merugikan masyarakat umum
Menkumham dan Wali Kota Tangerang akan bertemu untuk membahas perseteruan secara khusus
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved