Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyadari angka pengguna transportasi umum masih rendah. Hal itu didorong belum luasnya jaringan transportasi umum di Jakarta dan daerah penyangga di sekitarnya.
Menurutnya, saat ini masyarakat masih berfokus pada kendaraan pribadi dalam bermobilitas. Sebagian lain, hanya menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju titik angkutan massal terdekat. Untuk itu, penting bagi Pemprov DKI membangun perluasan jaringan angkutan umum hingga sedekat mungkin dengan permukiman warga.
Baca juga: Anies: Penjualan Saham PT Delta untuk Pembangunan
"Pemprov harus membangun jaringan transportasi yang dapat menjangkau semua wilayah. Kalau dengan kondisi seperti sekarang, ya berpindah menggunakan transportasi umum masih repot. Karena jarak dari rumah ke kendaraan umum masih jauh," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (13/3).
Jaringan transportasi umum yang dibuat harus mendukung angkutan massal yang sudah ada maupun akan dikembangkan oleh Pemprov DKI.
Melalui sistem integrasi antara angkutan umum bus kecil, bus sedang, bus besar, hingga angkutan massal itu diyakini warga akan meninggalkan kendaraannya di rumah dan sepenuhnya menggunakan angkutan umum.
"Di dalam sistem transportasi terintegrasi yang sedang kita bangun, kita akan membangun transportasi umum bisa menjangkau sampai 500 meter dari tempat tinggal warga dan 500 meter dari tempat tujuan. Jadi, warga bisa berangkat dari mana saja, kemana saja," tegasnya.
Namun demikian, Anies belum mau banyak berbicara terkait target integrasi angkutan umum serta penataan ruang hingga 10 tahun ke depan. Saat ini, ia fokus pada pemenuhan integrasi angkutan bus kecil, bus sedang, dan bus besar melalui PT Transjakarta.
Hingga 2020 ditargetkan sebanyak 7.015 angkutan umum yang terdiri dari 4.180 bus kecil, 1.025 bus sedang, dan 1.510 bus besar serta 26 unit layanan Transjakarta Care akan terintegrasi.
Sementara angkanya pada 2019 baru mencapai 3.565 angkutan umum dengan rincian 1.510 bus besar, 614 bus sedang, dan 1.441 bus kecil. (OL-6)
Pemprov DKI resmi mencabut izin usaha White Rabbit PIK karena peredaran narkoba. Polri tegaskan tidak ada ruang bagi hiburan malam yang melanggar hukum.
Pemprov DKI Jakarta cari solusi baru atasi ikan sapu-sapu. Rano Karno lirik teknologi Brasil yang mampu mengolah ikan menjadi arang bernilai ekonomi.
Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menggunakan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan kenyamanan bersama di ruang publik.
Sinergi ini diharapkan mampu memastikan aliran air menuju laut tetap lancar saat debit air meningkat tajam.
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Salah satu poin krusial dalam aturan tersebut adalah larangan penggunaan kendaraan pribadi bagi ASN selama masa WFH berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved