Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HIDRASI kulit, elastisitas kulit, kerutan hingga garis halus kulit kerap menjadi salah satu yang diperhatikan para Jelita untuk tampil beda dalam keseharian mereka.
Menjaga kulit tetap terhidrasi sangat penting sehingga kulit tetap sehat. Hidrasi kulit adalah proses untuk menjaga tingkat keseimbangan air di dalam kulit.
Jika kulit tidak terhidrasi dengan baik, kulit akan menjadi kering, tampak kusam dan terkelupas. Ada beberapa manfaat hidrasi kulit antara lain meningkatkan kinerja kulit, meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi kerutan pada wajah, dan bisa menjaga keseimbangan kadar minyak pada wajah.
Sejumlah cara hidrasi kulit yang benar antara lain dapat dilakukan dengan minum air cukup, serta memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Di antaranya ialah mengonsumsi makanan kaya kandungan air seperti buah-buahan dan sayuran segar agar kulit terhidrasi.
Baru-baru ini, PT Sometech Indonesia, perusahaan bidang kecantikan dan estetika, menghadirkan teknologi tersebut untuk memberikan solusi permasalahan kulit termasuk dalam menjaga hidrasi kulit.
Produk ini merupakan produk injeksi asal Swiss dengan kandungan hyaluronic acid, asam amino, dan vitamin yang diformulasikan secara khusus untuk merevitalisasi dan meregenerasi kulit.
Dengan teknologi CHAC (Controlled Hyaluronic Acid Complex), teknologi ini memungkinkan pelepasan bahan aktif secara bertahap dan terkontrol, sehingga efektivitas perawatan dapat bertahan lebih lama.
Selain itu, CHAC membantu merangsang produksi kolagen alami kulit, meningkatkan elastisitas, dan memberikan hidrasi secara optimal. Keunggulan ini membuat produk ini digunakan di lebih dari 200 klinik kecantikan di Indonesia.
Dalam perayaan 1 tahun hadirnya di Indonesia, ahli dermatologi asal Serbia, Dr Nenad Stankovi mengatakan teknologi CHAC memungkinkan memberikan hasil lebih alami dan tahan lama kepada pasien.
"Saya sangat terkesan dengan kemampuan ini dalam memperbaiki tekstur dan kualitas kulit secara keseluruhan. Pasien saya sangat puas dengan peningkatan elastisitas kulit dan pengurangan garis halus setelah menjalani perawatan ini," ungkapnya, Senin (9/12).
Dokter spesialis kulit, dr Chen ik Cen mengakui produk ini memberikan manfaat bagi pasien di klinik kecantikannya.
“Setelah treatment dengan cellbooster, feedback pasien adalah hasilnya alami, tahan lama, dan memberikan hidrasi. Banyak yang mengapresiasi kemampuan memperbaiki permasalahan pigmentasi, menyamarkan noda bekas jerawat, memperbaiki tekstur kulit, mengurangi tanda penuaan, hingga menghilangkan tumpukan lemak,” tutupnya. (H-2)
Klinik ini menawarkan suasana privat dengan standar setara bintang enam, memberi rasa aman, nyaman, dan eksklusif bagi setiap individu tanpa kompromi terhadap privasi.
Indonesia merupakan pasar estetika yang sangat dinamis, terutama pada segmen perawatan non-bedah.
Di balik meningkatnya permintaan, masih tampak satu kecenderungan yang konsisten, yakni banyak pasien Indonesia memilih menjalani perawatan estetik ke luar negeri.
Perbedaan cuaca dan paparan lampu studio yang panas itu sering membuat kulitnya mudah lelah dan kusam.
Meski gaya hidup sehat bisa memperlambat penuaan, kulit tetap memerlukan perawatan khusus untuk mengembalikan kekencangan dan vitalitasnya.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Skin booster adalah prosedur perawatan kulit dengan cara menginjeksikan bahan aktif—biasanya berupa Hyaluronic Acid (HA) konsentrasi rendah—ke lapisan dermis kulit.
Dokter spesialis kulit menyarankan perawatan kulit dimulai 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan menghindari risiko iritasi menjelang hari H.
Teknologi ini mengantongi sertifikasi dari dua badan besar dunia, yakni US FDA (Amerika Serikat) dan KFDA (Korea Selatan).
Demam beauty-wellness mendorong tren perawatan estetik, tetapi persoalan kesehatan gigi dan mulut masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Bagi Gen Z dan Gen Alpha, hasil yang cepat dan nyata menjadi nilai penting, sejalan dengan ritme hidup mereka yang dinamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved