Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
COSMOBEAUTE Indonesia 2024 kembali hadir dengan komitmen kuat untuk menggabungkan inovasi kecantikan dan keberlanjutan, acara ini menjadi ajang terdepan bagi para profesional di industri kecantikan untuk menjelajahi tren, produk, dan teknologi terbaru, sambil tetap memperhatikan dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi.
Konsep sustainability in beauty telah menjadi sorotan utama dalam industri kecantikan global. Keberlanjutan dalam kecantikan tidak hanya mencakup bahan-bahan alami dan ramah lingkungan, tetapi juga menyentuh semua aspek produksi, kemasan, distribusi, penggunaan, hingga pembuangan produk.
Dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap etika merek dan praktik berkelanjutan, permintaan produk ramah lingkungan pun melonjak. Sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa lebih dari 40% perempuan bersedia membayar lebih untuk produk dengan kemasan ramah lingkungan, dan tren ini juga terlihat di Indonesia.
Baca juga : Cosmobeaute Indonesia 2024, Pameran Kecantikan dengan Inovasi Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan
Menurut riset dari Statista, pendapatan pasar kecantikan dan perawatan pribadi di Indonesia pada 2024 diperkirakan mencapai US$9,17 miliar, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 4,02% hingga 2029.
Segmen terbesar adalah perawatan pribadi dengan nilai pasar US$3,88 miliar. Selain itu, permintaan produk bersertifikat halal terus meningkat, seiring mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam.
Cosmobeaute Indonesia 2024 menyajikan lebih dari 30 acara pendukung yang menarik, di antaranya Beaute Seminar, Beaute Workshop, Beaute Talkshow, Supply Chain Seminar, hingga Cosmo Aesthetic Conference.
Baca juga : Resmi Dibuka! BeautyLab & Aesthetic Week 2024 Suguhkan Inovasi Terbaru
Kompetisi kreatif seperti Barber Competition dan Makeup Competition juga menjadi bagian dari acara ini, memberikan panggung bagi para profesional untuk menampilkan keterampilan mereka.
Program ini didukung oleh pembicara-pembicara ahli yang akan memberikan wawasan tentang tren, teknologi, dan solusi terbaru di industri kecantikan.
Selain itu, Wellness Hub akan menjadi daya tarik utama yang bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti RSGM Yarsi, Jamberdetak Derma Tech, dan René Furterer.
Baca juga : Festival Kecantikan dan Fesyen Terbesar di Jawa Barat Digelar di Bandung
Pengunjung dapat merasakan pengalaman kesehatan menyeluruh dengan mendapatkan konsultasi gigi, rambut, dan kulit secara gratis.
Bagi mereka yang mencari relaksasi, Special Massage Zone yang dioperasikan oleh komunitas disabilitas tuna netra juga hadir untuk memberikan layanan terapi pijat.
Pada tahun ini, Cosmobeaute Indonesia memperkenalkan Sustain Hub, yang menampilkan produk-produk berkelanjutan dari para peserta pameran. Ini adalah inisiatif penting yang menekankan pentingnya keberlanjutan di industri kecantikan, dengan memberikan peluang bagi perusahaan untuk terhubung, berkolaborasi, dan mendukung produk ramah lingkungan.
Baca juga : Produk Kecantikan dan Herbal Kian Populer sebagai Pilihan Wirausaha
Melalui program ini, pengunjung dapat belajar lebih dalam mengenai solusi berkelanjutan yang akan membantu industri kecantikan beradaptasi dengan tantangan lingkungan di masa depan.
Direktur Salonline Indonesia Henni S Noegraha, menekankan bahwa industri kecantikan tidak bisa lagi hanya berfokus pada keuntungan.
“Kami ingin mengarahkan industri ini ke arah yang lebih berkelanjutan, di mana inovasi tidak hanya berdampak positif pada konsumen, tetapi juga pada lingkungan dan masyarakat. Dengan adanya program edukasi dan kolaborasi, kami berharap dapat mendorong perubahan positif di seluruh sektor kecantikan,” jelasnya.
Cosmobeaute Indonesia juga memperkenalkan Beaute Meeting Programme, sebuah program matchmaking eksklusif yang dirancang untuk membantu para pelaku bisnis kecantikan memperluas jaringan dan menciptakan koneksi baru.
Program ini memberikan peluang bagi beauty trade buyers dan beauty professionals untuk berinteraksi langsung dengan exhibitor, memaksimalkan kolaborasi bisnis selama dan setelah pameran.
Kesuksesan Cosmobeaute Indonesia tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, dan berbagai asosiasi industri kecantikan. Acara ini juga mendapat dukungan dari organisasi-organisasi seperti Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI), Asosiasi Pengusaha Spa Indonesia (ASPI), hingga Rudy Hadisuwarno Organization (RHO).
Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap pentingnya keberlanjutan, Cosmobeaute Indonesia 2024 hadir sebagai pionir dalam mempromosikan solusi kecantikan yang ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang bisnis dan inovasi bagi para pelaku industri.
Ajang ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan mendorong industri kecantikan Indonesia untuk terus maju dengan nilai-nilai keberlanjutan. (Z-1)
Aston Gejayan Yogyakarta sukses gelar Beauty Class Own Your Glow memperingati Hari Kartini, diikuti peserta lintas generasi dari anak SD hingga lansia.
Anne Hathaway kini kembali menoreh prestasi setelah dinobatkan sebagai “Wanita Tercantik di Dunia” versi Majalah People untuk tahun 2026.
Temukan perbedaan mendasar antara perawatan anti-aging dan filosofi ageless beauty. Panduan lengkap memilih pendekatan kecantikan yang tepat untuk kulit.
Panduan lengkap perawatan ageless beauty yang sedang tren. Temukan jenis perawatan medis, gaya hidup, dan tips menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Industri ritel kecantikan di Indonesia terus berkembang seiring perubahan pola konsumsi dan strategi bisnis pelaku usaha.
Seiring mudahnya akses terhadap produk skincare di pasaran, edukasi berbasis sains sangat krusial agar masyarakat dapat memilih produk dengan benar dan aman.
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved