Farhan Akan Evaluasi Petugas Penyapu Jalan

Bayu Anggoro
23/4/2026 19:53
Farhan Akan Evaluasi Petugas Penyapu Jalan
Wali Kota Bandung Farhan di Bandung, Kamis (23/4/2026).(MI/Bayu Anggoro)

PEMERINTAH Kota Bandung AKAN mengevaluasi efektivitas kinerja petugas kebersihan jalan atau penyapu jalan. Langkah ini diambil menyusul temuan inefisiensi yang diakibatkan lemahnya sistem pengawasan dan kedisiplinan waktu.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, berdasarkan pantauannya sejak libur Natal dan tahun baru kemarin, kinerja sekitar 1.500 petugas sampah dan penyapu jalan belum efektif. Salah satu kendala utama adalah sistem pengawasan yang masih bersifat manual.

"Kontrolnya belum menggunakan sistem digital, berbeda dengan Gaslah yang sudah terintegrasi secara digital. Karena masih manual, banyak petugas yang terlambat dengan alasan jarak rumah yang jauh," kata Farhan di Bandung, Kamis (23/4).

Menurutnya, masalah ini pun telah dibicarakan langsung dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa pola kerja petugas di lapangan cenderung berkumpul di satu titik sehingga pembersihan tidak merata.

Maka dari itu, pihaknya bersama Pemprov Jawa Barat sepakat berkolaborasi terkait petugas penyapu jalan tersebut. Bersama Gubernur, ia telah mengidentifikasi titik-titik inefisiensi tersebut sehingga nantinya petugas kebersihan jalan akan dibagi ke dalam beberapa sif kerja yang melibatkan tenaga dari provinsi dan kota.

"Sif 1 dan 2 akan diperkuat oleh pasukan sapu-sapu dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sif 3 kan diisi oleh petugas dari Pemerintah Kota Bandung sebagai pendukung," katanya.

Selanjutnya, seluruh pergerakan dan kehadiran petugas akan dilacak melalui aplikasi digital untuk memastikan akurasi data dan kehadiran. ?"Daerah lain tetap akan menggunakan pola tiga sif dengan tenaga dari pemerintah kota. Semua akan terlacak aplikasi sehingga tidak ada lagi alasan manual atau kendala kontrol di lapangan," tegasnya.

?Selain pembenahan internal petugas, Farhan memastikan program Sasapu Bandung yang melibatkan unsur pimpinan dari wali kota, camat, hingga lurah setiap hari Minggu pukul 04.00 WIB akan terus berjalan. Gerakan ini diharapkan menjadi stimulan bagi peningkatan kebersihan lingkungan di seluruh penjuru Kota Kembang. "Saya minta datang jam 4 pagi agar jam 6 seluruh area sudah bersih," katanya. (BY/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner