Hari Pertama UTBK 2026 di ITB, Tingkat Kehadiran Peserta Capai 98,06 Persen

Naviandri
22/4/2026 17:46
Hari Pertama UTBK 2026 di ITB, Tingkat Kehadiran Peserta Capai 98,06 Persen
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano.(Dok ITB)

INSTITUT Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 pada Selasa (21/4) dan diikuti 1.973 peserta atau 98,06% dari 2.012 peserta terdaftar.

UTBK 2026 di ITB berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 06.45-10.30 WIB dan12.30-16.15 WIB. Sebanyak 39 peserta atau 1,94% tercatat tidak hadir. UTBK diadakan di tiga lokasi, yaitu ITB Kampus Ganesha serta di dua lokasi mitra yaitu di SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung pada Selasa (21/4).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof Irwan Meilano, memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan ujian berlangsung sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan oleh panitia pusat. Selama ujian berlangsung, tidak ditemukan kendala teknis yang berarti maupun kasus kecurangan. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan tertib dan menaati ketentuan yang berlaku, sehingga suasana ujian tetap kondusif dan mendukung pelaksanaan tes secara optimal.

"Sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan akses pendidikan, ITB juga memberikan perhatian khusus kepada peserta disabilitas. Pada pelaksanaan hari pertama ini, panitia memfasilitasi tiga peserta berkebutuhan khusus, yaitu dua peserta tunarungu dan satu peserta tunadaksa," terangnya.

Irwan menyebut, panitia menyediakan pendampingan serta penjelasan instruksi ujian secara komprehensif agar para peserta dapat mengikuti seluruh tahapan ujian dengan baik. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen ITB untuk menghadirkan layanan ujian yang ramah disabilitas sekaligus menegaskan posisi ITB sebagai kampus yang terbuka dan inklusif bagi semua kalangan. ITB berkomitmen memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Prinsip utama kami adalah memastikan setiap peserta mendapatkan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami telah menyiapkan personel dan prosedur agar peserta dengan kebutuhan khusus tetap dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Irwan juga menyampaikan bahwa semangat inklusivitas menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan di ITB.nMelihat perjuangan peserta,  ia berharap mereka semua mendapatkan tempat yang terbaik. ITB adalah kampus yang terbuka, ITB adalah kampus yang inklusif, termasuk bagi teman-teman disabilitas. ITB menerima mahasiswa dari berbagai golongan. 

Koordinator Pelaksana UTBK ITB 2026 Achmad Rochliadi, mengapresiasi kedisiplinan peserta dan kesiapan seluruh unsur pendukung pada hari pertama pelaksanaan ujian.  Kesiapan infrastruktur dan koordinasi yang baik di setiap lokasi ujian menjadi kunci kelancaran hari pertama UTBK 2026 di ITB.

"Pada sesi kedua, terdapat satu peserta di lokasi ujian SMAN 3 Bandung yang mengalami gangguan kesehatan mendadak saat ujian berlangsung. Tim medis yang bertugas segera memberikan pertolongan pertama. Demi keselamatan peserta, panitia memutuskan menghentikan partisipasi yang bersangkutan dan saat ini peserta tersebut telah mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dalam kondisi stabil," ungkapnya.

Achmad menambahkan, hingga berakhirnya pelaksanaan ujian pada hari pertama, suasana di seluruh lokasi ujian terpantau kondusif. ITB menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk sekolah mitra, tenaga pendukung, dan aparat keamanan, yang telah membantu menjaga kelancaran pelaksanaan UTBK 2026.

"ITB terus berkomitmen untuk menyelenggarakan UTBK secara profesional, adil, inklusif, dan berintegritas, sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," tandasnya. (AN/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner